Qasemi: AS Secara Nyata Mendukung Kejahatan Saudi di Yaman
-
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengatakan, pernyataan terbaru Gedung Putih secara nyata membuktikan tanggung jawab dan keterlibatan AS dalam kejahatan Arab Saudi di Yaman.
Gedung Putih berusaha untuk menyalahkan Iran atas krisis kemanusiaan di Yaman, di tengah meluasnya kritik terhadap Arab Saudi karena blokade dan agresinya ke Yaman.
Statemen tersebut menyampaikan klaim tak berdasar terhadap Iran, termasuk peran negara ini dalam serangan rudal pasukan Yaman ke sebuah bandara di Riyadh, dan menegaskan bahwa AS akan berkomitmen untuk mendukung Saudi.
Bahram Qasemi pada Sabtu (25/11/2017) malam, membantah klaim-klaim terhadap Iran, dan mengatakan Republik Islam akan berupaya maksimal untuk menggaungkan tuntutan keadilan dan ketertindasan rakyat Yaman kepada dunia dan masyarakat internasional.
"Klaim tak berdasar terhadap Iran oleh AS seperti biasanya bertujuan untuk mengalihkan perhatian opini publik dan masyarakat internasional dari kejahatan anti-kemanusiaan yang dilakukan Saudi di Yaman," tambahnya.

Qasemi menandaskan, Washington bukannya meminta Riyadh mengakhiri pemboman dan pembantaian orang-orang yang tidak bersalah dan tak berdaya di Yaman, tapi mereka justru secara terbuka berbicara tentang dukungannya terhadap kelanjutan kejahatan tragis Saudi.
Arab Saudi, dengan dukungan Amerika, melancarkan invasi militer ke Yaman pada Maret 2015 dengan alasan memulihkan kekuasaan Abd-Rabbu Mansour Hadi, Presiden Yaman yang telah mengundurkan diri.
Agresi ini telah membunuh lebih dari 13.000 warga Yaman, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan orang mengungsi. Yaman sekarang menghadapi kekurangan pangan, obat-obatan dan wabah kolera. (RM)