Ghasemi: Agresi AS ke Suriah Langgar Hukum Internasional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i55158-ghasemi_agresi_as_ke_suriah_langgar_hukum_internasional
Juru bicara kementerian luar negeri Republik Islam Iran menilai agresi militer Amerika Serikat dan sekutunya ke Suriah sebagai pengobaran perang dan bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 16, 2018 13:49 Asia/Jakarta

Juru bicara kementerian luar negeri Republik Islam Iran menilai agresi militer Amerika Serikat dan sekutunya ke Suriah sebagai pengobaran perang dan bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional.

Bahram Ghasemi mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers yang dihadiri oleh para wartawan dalam dan luar negeri, Senin (16/4/2018).

 

"AS dengan kebijakan ekspansionismenya telah menunjukkan bahwa pihaknya mengambil tindakan militer di berbagai negara dengan dalih palsu, di mana ada kemungkinan perilaku seperti itu akan diulang kembali," ujarnya.

 

Ia menambahkan, situasi kacau di kawasan dan dunia yang terlihat saat ini adalah akibat dari strategi kotor AS dalam beberapa dekade lalu, di mana hal ini memperburuk kondisi regional.

 

Ghasemi lebih lanjut menyinggung partisipasi Inggris dan Perancis dengan AS dalam serangan udara ke Suriah dan kemungkinan tekanan terhadap Iran terkait persoalan regional.

 

"Serangan AS dan sekutunya ke Suriah tidak akan mempengaruhi kebijakan Republik Islam Iran di kawasan. Republik Islam akan mengejar prinsip stabilitasnya seperti yang ditunjukkan pada dekade-dekade lalu," tegasnya.

Serangan udara AS ke Suriah.

 

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan serangan yang lebih besar ke Suriah, jubir kemlu Iran itu menjelaskan, tindakan seperti ini bertentangan dengan hukum internasional dan merupakan langkah ekspansionis, di mana ini bukan tindakan baru bagi AS, sebab, mereka terkadang mengambil tindakan militer ke beberapa negara dengan dalih palsu.

 

Ghasemi juga menjawab pertanyaan wartawan tentang pernyataan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, yang mengabarkan kemungkinan tidak keluarnya Amerika dari perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).

 

"Ada banyak statemen dari pejabat Eropa dan AS tentang hal itu, dan terdengar pernyataan yang berbeda dan kontradiktif tentang Iran dan JCPOA,"  jelasnya.

 

Di bagian akhir jumpa persnya, Ghasemi menyinggung pernyataan anti-Iran yang dirilis di akhir konferensi Liga Arab.

 

"Sayangnya, Liga Arab alih-alih menarget musuh utama dunia Arab, namun justru menuding Republik Islam Iran yang berusaha menciptakan stabilitas di kawasan, namun waktu akan mengajarkan kepada mereka siapa musuh dan siapa sahabat," pungkasnya. (RA)