Rouhani: Iran Selalu di Samping Rakyat dan Pemerintah Qatar
https://parstoday.ir/id/news/iran-i58878-rouhani_iran_selalu_di_samping_rakyat_dan_pemerintah_qatar
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani menyambut perluasan hubungan bilateral dengan Qatar dan menegaskan penyelesaian konflik di kawasan melalui dialog dan solusi damai.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jun 18, 2018 23:42 Asia/Jakarta
  • Presiden RII Hassan Rouhani
    Presiden RII Hassan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani menyambut perluasan hubungan bilateral dengan Qatar dan menegaskan penyelesaian konflik di kawasan melalui dialog dan solusi damai.

"Tidak ada hambatan untuk memperluas hubungan dengan Qatar. Republik Islam Iran akan terus berada di samping negara ini" tegas Rouhani dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani pada hari Senin (18/6/2018).

 

Dia menilai perlawanan rakyat dan pemerintah Qatar dalam menghadapi tekanan, ancaman dan blokade yang tidak adil adalah tindakan yang patut dipuji dan dikagumi.

 

"Republik Islam Iran menilai blokade yang dipaksakan terhadap Qatar sebagai tidak adil dan menyebabkan perpecahan dan ketegangan lebih di antara negara-negara di kawasan," imbuhnya.

 

Rouhani menuturkan, kebijakan Iran adalah interaksi dan dialog dengan negara-negara regional untuk mengakhiri perselisihan dan konflik.

 

Dia menilai upaya untuk menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan sebagai langkah yang menguntungkan semua rakyat di kawasan.

 

"Republik Islam Iran menganganggap kebijakan petualangan sejumlah negara di kawasan sebagai tidak benar. Tidak diragukan lagi bahwa kelanjutan langkah ini akan menambah persoalan yang melanda di kawasan termasuk di Palestina, Suriah dan Yaman," ujarnya.

 

Presiden Iran lebih lanjut menyinggung bahwa krisis di Yaman tidak memiliki solusi militer. Menurutnya, serangan terbaru ke Pelabuhan al-Hudaydah Yaman oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi akan menyebabkan terjadinya sebuah tragedi kemanusiaan di negara itu.

 

"Kelanjutan konflik dan bentrokan ini akan menyebabkan warga miskin Yaman semakin berada di bawah tekanan yang sangat berat. Tugas bagi semua adalah membantu rakyat tertindas Yaman," pungkasnya.

Qatar menggunakan zona udara RII untuk penerbangannya

 

Sementara itu, Emir Qatar dalam percakapan telepon tersebut memuji posisi Iran yang mendukung negaranya dalam menghadapi blokade.

 

Sheikh Tamim menegaskan bahwa pemerintah Doha tidak akan melupakan posisi pemerintah Tehran yang mendukung Qatar dikala diblokade saat ini.

 

Dia mengatakan, Qatar menegaskan bahwa penyelesaian terhadap semua konflik di kawasan hanya melalui dialog dan tidak ada negara manapun yang berhak memaksakan pandangannya terhadap negara lain.

 

Arab Saudi dan sekutunya (Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain) telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar sejak 5 Juni 2017 disebabkan kebijakan Doha yang tidak sejalan dengan langkah Riyadh.

 

Keempat negara tersebut juga memberlakukan sanksi terhadap Qatar dan menutup semua perbatasan darat, laut dan udara dengan negara ini. Melihat kondisi itu, Iran kemudian mengizinkan zona udaranya digunakan untuk penerbangan pesawat-pesawat Qatar. (RA)