Iran Selamati Suriah Sukses Bebaskan Wilayah Selatan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i60750-iran_selamati_suriah_sukses_bebaskan_wilayah_selatan
Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, pasukan pemerintah Suriah mampu melakukan langkah penghabisan yang lebih keras dari sebelumnya untuk menumpas teroris dan membebaskan rakyat negara ini dari teroris dalam waktu dekat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 09, 2018 13:57 Asia/Jakarta
  • Mayjen Bagheri dan Jenderal Ali Ayoub
    Mayjen Bagheri dan Jenderal Ali Ayoub

Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, pasukan pemerintah Suriah mampu melakukan langkah penghabisan yang lebih keras dari sebelumnya untuk menumpas teroris dan membebaskan rakyat negara ini dari teroris dalam waktu dekat.

Sepah News melaporkan, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Mohammad Bagheri, Kamis (9/8) dalam pembicaraan telepon dengan Menhan Suriah, Jenderal Ali Ayoub, mengucapkan selamat atas kemenangan terbaru pasukan Suriah di beberapa wilayah khususnya Daraa dan selatan negara itu.

Dalam kontak telepon itu, Bagheri juga menekankan pentingnya rekonstruksi segera wilayah-wilayah yang berhasil dibebaskan dari tangan teroris dan dimulainya aktivitas perekonomian di sana.

Sementara itu, Jenderal Ali Ayoub berterimakasih atas Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, pemerintah, rakyat dan Angkatan Bersenjata Iran yang selalu membantu rakyat Suriah dalam perang panjang melawan teroris Takfiri. Selain itu ia juga mengapresiasi sikap berani pejabat Iran dan mengaku puas dengan kondisi di medan tempur saat ini.

tentara Suriah

Pasukan pemerintah Suriah, Rabu (1/8) lalu meraih sejumlah keberhasilan penting di bidang politik dan militer. Dengan kemenangan ini, militer Suriah berhasil memupus khayalan rezim Zionis Israel untuk menciptakan sebuah wilayah terpisah dan konspirasi Barat terkait selatan Suriah.

Gagalnya konspirasi kelompok teroris Daesh di selatan Suriah, telah menghapus bahaya yang selama ini datang dari Ghouta Timur, Damaskus dan Quneitra. (HS)