Indonesia Kembali Tegaskan Komitmen pada Palestina; Siap Bantu Rekonstruksi Gaza
-
Samah Hamad, Menteri Pembangunan Sosial Palestina dan Sugiono, Menteri Luar Negeri Indonesia
Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, dalam pertemuan dengan Menteri Pembangunan Sosial Palestina, sekali lagi menegaskan dukungan politik, diplomatik, dan kemanusiaan Jakarta kepada rakyat Palestina, dan mengatakan bahwa Indonesia juga berpartisipasi dalam rekonstruksi Jalur Gaza dan penguatan kapasitas Otoritas Palestina.
Sebagaimana dilaporkan IRNA, Minggu, 26 Juli 2026, kantor berita Antara hari Minggu (26/7) melaporkan bahwa Indonesia sekali lagi menegaskan komitmennya untuk mendukung rakyat Palestina. Sugiono, Menteri Luar Negeri Indonesia menyampaikan posisi ini dalam pertemuan dengan Samah Hamad, Menteri Pembangunan Sosial Palestina, di sela-sela Pertemuan ke-59 Para Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Filipina.
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia yang baru saja dirilis, Sugiono mengatakan bahwa "dukungan kami tidak hanya melalui dukungan politik dan diplomatik yang berkelanjutan, tetapi juga dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina".
Ia menambahkan bahwa Indonesia, selain bantuan sosial, juga mendukung program-program penguatan kapasitas Otoritas Palestina dan rekonstruksi Jalur Gaza setelah bertahun-tahun "genosida Israel".
Menteri Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa langkah-langkah ini menunjukkan dukungan tegas Jakarta terhadap Palestina sebagai mitra.
Berdasarkan pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Menteri Pembangunan Sosial Palestina juga dalam pertemuan ini menjelaskan perkembangan terkini dan tantangan-tantangan yang dihadapi rakyat Palestina, dan mengapresiasi solidaritas serta dukungan berkelanjutan Indonesia.
Samah Hamad, seraya menyambut baik inisiatif-inisiatif kemanusiaan Indonesia, menyatakan harapannya bahwa bantuan ini akan didistribusikan dengan koordinasi Otoritas Palestina agar lebih efektif sampai ke tangan mereka yang membutuhkan.
Ia juga meminta Indonesia untuk terus memainkan peran strategisnya dalam mendukung perjuangan Palestina di forum-forum internasional, dan terutama berupaya untuk distribusi bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.
Kantor berita Antara, mengutip Otoritas Palestina, juga melaporkan bahwa meskipun ada gencatan senjata yang disepakati pada awal tahun ini, serangan-serangan harian rezim Israel ke Jalur Gaza terus berlanjut, dan akibat serangan-serangan ini, lebih dari seribu warga Palestina gugur dan 3.200 lainnya terluka. Sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023 hingga kini, jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Gaza telah mencapai lebih dari 73.000 tewas dan 173.000 terluka.(Sail)