Pawai Arbain Huseini, Simbol Persatuan Iran-Irak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i63462-pawai_arbain_huseini_simbol_persatuan_iran_irak
Pawai jutaan umat di Hari Arbain Huseini as dan perlunya peningkatan hubungan antara Republik Islam Iran dan Irak merupakan isu utama percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan Menlu baru Irak Mohammed Ali al-Hakim pada Kamis sore, 25 Oktober 2018.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Okt 26, 2018 18:06 Asia/Jakarta
  • Menlu RII Mohammad Javad Zarif (kiri) dan Menlu Irak Mohammed Ali al-Hakim
    Menlu RII Mohammad Javad Zarif (kiri) dan Menlu Irak Mohammed Ali al-Hakim

Pawai jutaan umat di Hari Arbain Huseini as dan perlunya peningkatan hubungan antara Republik Islam Iran dan Irak merupakan isu utama percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan Menlu baru Irak Mohammed Ali al-Hakim pada Kamis sore, 25 Oktober 2018.

Dalam percakapan tersebut, Zarif mengucapkan selamat kepada Ali al-Hakim karena terpilih sebagai Menlu baru Irak. Dia berharap hubungan baik antara Tehran dan Baghdad akan meluas di semua dimensi dan bidang demi kepentingan rakyat Iran dan Irak.

Menlu Iran juga menyinggung isu keagamaan dan peringatan Arbain Huseini as. Zarif menuturkan, pawai Arbain Huseini as merupakan simbol keagungan dan kehormatan Ahlul Bait Nabi Muhammad Saw dan simbol persatuan kedua bangsa.

Sementara itu, Menlu baru Irak menyinggung hubungan baik dan bersejarah antara rakyat Irak dan Iran. Ali al-Hakim menekankan penguatan dan perluasan hubungan bilateral kedua negara. Dia juga menyebut para peziarah Arbain Huseini sebagai tamu pemerintah dan rakyat Irak.

Menlu Irak lebih lanjut meyakinkan mengenai penyediaan fasilitas yang diperlukan para peziarah Arbain selama mereka di Irak.

Iran dan Irak sebagai dua negara yang bertetangga memiliki beragam persamaan, di mana persamaan ini bisa menjadi landasan kerja sama kedua negara. Pawai Arbain Huseini as adalah puncak kerja sama dan simbol pesatuan kedua bangsa itu.

Pawai Arbain Huseini as yang dilaksanakan setiap tahun mempertontonkan persatuan dan persahabatan serta hidup besaudara antara rakyat Iran dan Irak.

Bahasa, budaya, agama dan mazhab telah memperkuat hubungan antara Iran dan Irak di berbagai sektor untuk mencapai kemajuan. Persamaan-persamaan tersebut bisa dikatakan sebagai pondasi hubungan baik antarkedua negara itu.

Jutaan peziarah menuju Karbala, Irak. 

Hari-hari ini adalah hari pertunjukan kekuatan para pecinta Ahlul Bait as, terutama pecinta Imam Husein as, Cucu Rasulullah Saw dan para sahabatnya, di mana peran rakyat Iran dan Irak terlihat dalam menifestasi Huseini.

Jamuan istimewa dan keramahan rakyat Irak yang menyambut para peziarah Arbain terutama pezirah dari Iran menunjukkan persaudaraan dan persatuan Islam kedua bangsa. Hal inilah yang membedakan hubungan Iran dan Irak dengan hubungan di antara negara-negara lainnya.

Pawai Jutaan Umat di Hari Arbain Huseini as telah melipatgandakan pentingnya hubungan antara Iran dan Irak. Oleh karena itu, kedua negara menandatangani MoU dalam sembilan bab dan 71 pasal. Keamanan bagi para pezirah Arbain dan kerja sama dinas-dinas terkait menjadi perhatian khusus dalam MoU tersebut.

Kerja sama Iran dan Irak menjelang peringatan Arbain yang dilakukan dalam konteks kerja sama penuh dan berkelanjutan menunjukkan pentingnya kerja sama konstruktif tersebut untuk menciptakan keamanan bagi pelaksanaan peringatan Arbain di Karbala.

Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran Sayid Abbas Salehi pada hari Kamis, 25 Oktober 2018 mengatakan, peringatan Arbain Huseini as adalah kejayaan dan manifestasi khusus kekuatan para pecinta Ahlul Bait as di dunia.

Duta Besar Iran untuk Irak Iraj Masjedi mengatakan, kehadiran jutaan warga Iran dan pera pecinta Ahlul Bait as dalam peringatan Arbain Huseini akan memperkuat hubungan persaudaraan mereka terutama antara rakyat Iran dan Irak.

Penyelenggaraan peringatan Arbain, mengenang 40 Hari Kesyahidan Imam Husein as, Cucu Baginda Nabi Muhamad Saw dalam keadaan aman adalah penting bagi Irak dan Iran. Sebab, hal ini adalah bukti keberhasilan kedua negara dalam mengalahkan konspirasi dan ancaman kelompok-kelompok teroris seperti Daesh (ISIS) dan afiliasinya. (RA)