Parlemen Beri Mosi Percaya Menteri Usulan Rouhani
https://parstoday.ir/id/news/iran-i63531-parlemen_beri_mosi_percaya_menteri_usulan_rouhani
Anggota parlemen Republik Islam Iran Sabtu malam (27/10) memeri mosi percaya terhadap menteri usulan Presiden Hassan Rouhani. Menteri yang diusulkan Rouhani adalah Menteri Industri, Pertambangan dan Perdagangan, Menteri urusan Ekonomi dan Keuangan, Menteri Koperasi, Pekerjaan dan Kesejahteraan Sosial serta Menteri Transportasi dan Pembangunan Perkotaan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 28, 2018 08:55 Asia/Jakarta
  • Rouhani dan menteri usulannya kepada parlemen
    Rouhani dan menteri usulannya kepada parlemen

Anggota parlemen Republik Islam Iran Sabtu malam (27/10) memeri mosi percaya terhadap menteri usulan Presiden Hassan Rouhani. Menteri yang diusulkan Rouhani adalah Menteri Industri, Pertambangan dan Perdagangan, Menteri urusan Ekonomi dan Keuangan, Menteri Koperasi, Pekerjaan dan Kesejahteraan Sosial serta Menteri Transportasi dan Pembangunan Perkotaan.

IRNA melaporkan, Reza Rahmani lolos menjadi Menteri Industri, Pertambangan dan Perdagangan dengan 203 suara setuju, 49 menolak dan 15 abstain. Sementara Farhad Dezhpasand meraih 200 suara setuju, 50 menolak dan 15 abstain serta lolos menjadi Menteri urusan Ekonomi dan Keuangan.

Menteri Usulan Hassan Rouhani kepada Parlemen

 

Adapun Mohammad Shariatmadari terpilih menjadi Menteri Koperasi, Pekerjaan dan Kesejahteraan Sosial setelah meraih 196 suara setuju, 63 menolak dan 5 abstain. Sementara Mohammad Eslami terpilih sebagai Menteri Transportasi dan Pembangunan Perkotaan setelah meraih 151 suara setuju, 98 menolak dan 8 abstain.

 

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani Sabtu siang (27/10) hadir di gedung parlemen untuk memberi pembelaan terhadap menteri yang ia usulkan.

 

Hassan Rouhani Ahad (21/10) dalam suratnya kepada Ketua Parlemen Ali Larijani mengusulkan Reza Rahmani, Farhad Dezhpasand, Mohammad Shariatmadari dan Mohammad Eslami untuk menempati posisi menteri industri, pertambangan dan perdagangan, menteri urusan ekonomi dan keuangan, menteri koperasi, pekerjaan dan kesejahteraan sosial serta menteri transportasi dan pembangunan perkotaan kepada parlemen. (MF)