Hamas: Kejahatan Baru di Gaza Utara Bukti Kegagalan Dewan Perdamaian Gaza
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i188858-hamas_kejahatan_baru_di_gaza_utara_bukti_kegagalan_dewan_perdamaian_gaza
Pars Today - Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan bahwa pembantaian mengerikan oleh militer pendudukan Zionis di utara Jalur Gaza, yang secara langsung menargetkan anak-anak, adalah bukti baru bahwa perang genosida terus berlanjut dan kematian menyebar ke berbagai wilayah tanpa henti.
(last modified 2026-04-23T13:30:28+00:00 )
Apr 23, 2026 20:29 Asia/Jakarta
  • Hazem Qassem, Juru Bicara Hamas
    Hazem Qassem, Juru Bicara Hamas

Pars Today - Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan bahwa pembantaian mengerikan oleh militer pendudukan Zionis di utara Jalur Gaza, yang secara langsung menargetkan anak-anak, adalah bukti baru bahwa perang genosida terus berlanjut dan kematian menyebar ke berbagai wilayah tanpa henti.

Melaporkan dari Pars Today, Kamis, 23 April 2026, Hazem Qassem mengatakan bahwa serangan drone terhadap sekelompok warga di sebuah alun-alun publik di Proyek Beit Lahiya, utara Gaza, yang mengakibatkan gugurnya lima warga termasuk tiga anak, adalah kejahatan baru dalam rangkaian panjang pembantaian dan pelanggaran berkelanjutan.

Dewan Perdamaian Gagal Memaksa Zionis Berhenti

Qassem juga menyatakan bahwa kejahatan ini mengungkap ketidakmampuan yang semakin besar dari apa yang disebut "Dewan Perdamaian Gaza" dalam memaksa para pendudukan untuk menghentikan pelanggaran atau memenuhi komitmen mereka dalam kerangka kesepakatan apa pun yang ada.

"Kejahatan ini dengan jelas menunjukkan bahwa mesin militer para pendudukan bertanggung jawab penuh atas tindakan genosida dan pelanggaran hukum internasional serta hukum kemanusiaan," tegasnya.(sl)