Hamas Kutuk Serangan Israel terhadap Tenda-tenda Pengungsi Palestina
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i191040-hamas_kutuk_serangan_israel_terhadap_tenda_tenda_pengungsi_palestina
Pars Today – Juru Bicara Hamas menyatakan: "Kejahatan penyerangan terhadap tenda-tenda pengungsi di Gaza adalah eskalasi kriminal oleh para penjajah dengan tujuan menghancurkan jalur gencatan senjata."
(last modified 2026-06-07T07:00:17+00:00 )
Jun 07, 2026 13:56 Asia/Jakarta
  • Hamas
    Hamas

Pars Today – Juru Bicara Hamas menyatakan: "Kejahatan penyerangan terhadap tenda-tenda pengungsi di Gaza adalah eskalasi kriminal oleh para penjajah dengan tujuan menghancurkan jalur gencatan senjata."

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip kantor berita Shahab, Hazem Qassem, Juru Bicara gerakan Hamas, dalam menanggapi kejahatan baru rezim Zionis di kota Gaza, menegaskan: "Rezim pendudukan dan kriminal, Sabtu (6/6) sore, dalam sebuah kejahatan mengerikan, membantai anak-anak dan wanita di dalam tenda-tenda pengungsi di kota Gaza."

 

Hazem Qassem mengatakan: "Musuh kriminal terus melanggar komitmennya. Kejahatan-kejahatan ini terjadi bersamaan dengan dimulainya pertemuan-pertemuan di Kairo untuk mengkaji pelaksanaan perjanjian gencatan senjata. Hal ini menegaskan bahwa rezim pendudukan berupaya melemahkan dan menghancurkan perjanjian ini, dan mengabaikan sepenuhnya upaya-upaya para mediator dan apa yang disebut Dewan Perdamaian."

 

Juru Bicara gerakan Hamas meminta negara-negara mediator dan penjamin untuk "keluar dari lingkaran keheningan terhadap pelanggaran-pelanggaran ini," menyatakan "sikap yang jelas dan tegas" dalam hal ini, dan memberikan "tekanan yang nyata dan serius" kepada rezim pendudukan; karena menurutnya, "rezim inilah pihak yang bertanggung jawab atas sabotase dan kegagalan dalam pelaksanaan perjanjian serta jalur-jalurnya."

 

Rezim Zionis pada Sabtu sore, dengan melanggar lagi gencatan senjata dan menyerang dengan drone, menargetkan tenda-tenda pengungsi Palestina di kota Gaza, yang mengakibatkan 7 orang gugur sebagai syahid dan 15 lainnya terluka. (MF)