Ketika Ilham Aliyev Menekankan Perluasan Hubungan Azerbaijan-Iran
-
Menteri Intelijen Iran Seyed Mahmoud Alavi
Hubungan antara Republik Azerbaijan dan Republik Islam Iran berkembang dengan sukses dan kunjungan timbal balik dari presiden dan pejabat tinggi dari kedua negara memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan bilateral," ungkap Ilham Aliyev, Presiden Republik Azerbaijan.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada hari Jumat (14/12) dalam pertemuan dengan Menteri Intelijen Iran Seyed Mahmoud Alavi mengatakan bahwa hubungan historis dan rakyat kedua negara itu saling menguatkan hubungan dua bangsa.
Republik Islam Iran sangat mementingkan untuk mengembangkan hubungan dengan negara-negara tetangganya atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama.
Pertemuan ini diselenggarakan dalam dalam rangka pertemuan ke-11 komandan penjaga perbatasan dua negara yang diadakan minggu lalu di Baku.
Letjen Elchin Guliyev, Komandan Penjaga Perbatasan Azerbaijan saat menerima kunjungan Komandan Penjaga Perbatasan Iran, Brigjen Ghasem Rezaei ke Baku dan pembicaraannya dengan Presiden dan otoritas Azerbaijan dalam pengembangan hubungan antara kedua negara.
Konvergensi dalam masalah keamanan dan interaksi di bidang keamanan adalah sangat penting mengingat pergerakan kekuatan asing dan ancaman regional. Perluasan hubungan Tehran-Baku tidak hanya untuk kepentingan kedua negara, tetapi juga demi kawasan. Dalam menyetujui hal ini, Menteri Intelijen Republik Islam Iran, setelah bertemu dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di Baku, mengatakan, "Ada interaksi yang sangat baik antara dinas intelijen Iran dan Republik Azerbaijan."
Seyed Mahmoud Alavi mencatat bahwa selama lima tahun terakhir, dinas intelijen Iran dan Azerbaijan telah mengembangkan hubungan positif yang konstruktif dan telah membawa keamanan yang langgeng untuk kedua negara. Dinas intelijen Iran dan Republik Azerbaijan bekerja sama dalam berbagai bidang, termasuk memerangi terorisme global, kejahatan terorganisir, melawan perdagangan narkoba dan bertukar informasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Iran dan Republik Azerbaijan bertekad untuk memperkuat kerja samanya di bidang keamanan.
Keputusan ini sangat penting dari dua sisi;
Pertama, dampak dari kerja sama ini adalah untuk menangani tantangan keamanan dan menghilangkan ancaman teroris di kawasan.
Kedua adalah pentingnya memperkuat kerjasama ini, dimana kegunaannya untuk negara-negara tetangga lainnya. Karena memperkuat hubungan multilateral merupakan hubungan yang sesuai dengan kepentingan bangsa-bangsa di kawasan dan perdamaian dan keamanan kolektif.
Mengacu pada tingginya tingkat kerjasama dan hubungan baik antara kedua negara, Vafa Gholizadeh, analis politik Republik Azerbaijan percaya bahwa masa depan yang jelas ada di hubungan antara Tehran dan Baku.
Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev selama pertemuan dengan Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani pada April lalu, mendukung kebijakan Iran untuk memastikan perdamaian dan keamanan di kawasan seraya mengatakan, "Sayangnya, negara-negara di luar kawasan telah meningkatkan perang dan pembunuhan di kawasan lewat intervensi mereka. Dan kami percaya bahwa tidak boleh ada pasukan asing yang harus campur tangan dalam urusan internal negara-negara kawasan."
Dengan pandangan ini, kita dapat mengatakan bahwa pembicaraan Menteri Intelijen Republik Islam Iran di Baku dan penekanan Ilham Aliyev akan peran kunjungan timbal balik presiden dan pejabat tinggi kedua negara dalam memperkuat hubungan antara kedua negara. Pada saat yang sama, kunjungan itu juga menunjukkan bahwa pejabat Tehran dan Baku peka terhadap faktor-faktor yang membatasi hubungan kedua negara dan bertekad mengambil tindakan untuk mengatasinya dan mengambil langkah-langkah untuk menghilangkan faktor-faktor yang akan merusak kepercayaan timbal balik.