Zarif: AS tidak mampu Hentikan Hubungan Iran-Irak
-
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, Amerika Serikat tidak mampu menghentikan hubungan Iran dan Irak.
Zairf dalam wawancaranya dengan televisi BBC Arab di Baghdad mengatakan, Iran tidak ingin bersaing dengan AS di Irak, tapi justru Amerika yang menekan bangsa Irak untuk memilih Tehran atau Washington, dan pastinya Iran dalam hal ini tidak memiliki permintaan kepada bangsa Irak.
"Iran menghendaki hubungan yang baik dengan Irak, karena kedua neagra memiliki hubungan bersejarah dan geografis, dan bahkan perang delapan tahun yang dikobarkan Saddam Husein tidak mampu merusak hubungan historis, geografis dan kekeluargaan kedua negara," tambah Zarif.
Menlu Iran menjelaskan, Tehran dan Baghdad memiliki strategi regional "Kawasan yang Kuat" bukan negara kuat.
Zarif terkait mekanisme dukungan terhadap perdagangan Iran dan Eropa (INSTEX) mengatakan, INSTEX tidak menyelesaikan seluruh kesulitan Iran dan juga tidak merealisasikan seluruh janji dan komitmen Eropa sebagai mitra JCPOA.
Menlu Iran saat merespon langkah terbaru pemerintah Inggris anti Hizbullah Lebanon dan pencantuman kubu muqawama ini di list kelompok teroris menambahkan, Inggris dengan langkahnya ini telah mencantumkan mayoritas warga Lebanon di list kelompok teroris.
Kepala diplomasi Iran ini juga menyebut proses politik di Suriah sebagai opsi terbaik untuk menyelesaikan krisis di negara ini. (MF)