Presiden Rouhani tidak akan Bertemu Trump di New York
-
Sayid Abbas Araqchi.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Sayid Abbas Araqchi mengatakan Presiden Hassan Rouhani tidak akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York.
"Selama AS tidak menghentikan kampanye tekanan maksimum terhadap Iran, Tehran tidak akan terlibat negosiasi dengan Washington," ujarnya dalam wawancara dengan surat kabar The Independent Inggris, Ahad (22/9/2019).
Araqchi menuturkan bahwa tekanan maksimum AS telah menyebabkan munculnya perlawanan maksimum dari Iran. "Iran dan negara mana pun, tidak akan berunding di bawah tekanan," tegasnya.
Dia menjelaskan jika Trump kembali ke kesepakatan nuklir, maka Iran akan berbicara dengan AS dalam wadah pertemuan Kelompok 5+1.
Pemerintah AS meluncurkan kampanye tekanan maksimum terhadap Iran setelah negara itu keluar dari kesepakatan nuklir pada 8 Mei 2018. (RM)