Upacara Peluncuran Jet Latih Yasin Buatan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i74824-upacara_peluncuran_jet_latih_yasin_buatan_iran
Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan, jet latih Yasin yang diproduksi dalam negeri Iran telah membuktikan ketidakefektifan sanksi Amerika Serikat terhadap negara ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 17, 2019 15:51 Asia/Jakarta

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan, jet latih Yasin yang diproduksi dalam negeri Iran telah membuktikan ketidakefektifan sanksi Amerika Serikat terhadap negara ini.

"Jet tempur canggih yang diproduksi oleh para ahli dalam negeri ini menyampaikan pesan yang jelas kepada arogansi global bahwa sanksi tidak berpengaruh pada Republik Islam Iran," kata Hatami dalam acara peresmian jet latih Yasin di Pangkalan Udara Shahid Nojeh di Provinsi Hamedan, sebelah barat Iran, Kamis (17/10/2019).

Menurutnya, Yasin yang dikembangkan di dalam negeri akan mempercepat siklus produksi kekuatan penerbangan dalam aspek industri.

"Pengembangan jet tempur Yasin telah memberikan kondisi yang tepat untuk mewujudkan tujuan Ekonomi Muqawama (perlawanan) dengan fokus pada peningkatan produksi dalam negeri seperti yang ditekankan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam," imbuhnya.

Militer Republik Islam Iran meluncurkan jet latih buatan dalam negeri Yasin di Pangkalan Udara Shahid Nojeh di Provinsi Hamedan, sebelah barat Iran pada hari Kamis.

Setelah lulus dalam uji coba terakhirnya, Yasin melakukan penerbangan formal pertamanya pada Kamis pagi.

Jet pelatihan ini diproduksi bersama oleh para ahli di Kementerian Pertahanan, Angkatan Udara Militer, dan Departemen untuk Sains dan Teknologi.

Yasin memiliki panjang 12 meter, tinggi 4 meter dan berat, 5,5 ton serta mampu terbang pada ketinggian maksimum 12 km.

Sayap pesawat memiliki panjang lebih dari 10 meter dan memiliki luas permukaan 24 meter persegi sehingga memungkinkan jet ini untuk terbang dengan kecepatan 200 kilometer per jam.

Jet latih ini membutuhkan landasan pacu yang panjangnya hanya 700 meter dan menjadi salah satu pesawat latih terbaik di dunia.

Iran adalah salah satu dari sedikit pemegang teknologi penerbangan yang siap untuk berbagi kemampuan dengan negara lain. (RA)