Mousavi: Sanksi Berulang, AS tidak akan Meraih Tujuannya
-
Abbas Mousavi
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran seraya mengisyaratkan sanksi baru Amerika terhadap Iran mengatakan, sanksi berulang Amerika tidak akan membuat Washington meraih tujuannya.
Kemenlu AS dalam koridor memperketat terorisme ekonomi terhadap rakyat Iran, Kamis (31/10) menjatuhkan sanksi baru di sektor industri konstruksi dan hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas nuklir Iran.
Sayid Abbas Mousavi Sabtu (2/11) seraya menjelaskan bahwa langkah Amerika indikasi kelemahan dan kemandulan diplomasi negara ini menambahkan, sangat disayangkan instansi diplomasi AS tidak mampu mengambil inisiatif dan mekanisme diplomatik serta rasional dan hanya mereka hanya bersandar pada kekerasan dan terorisme ekonomi.
Seraya menjelaskan bahwa diplomasi represif dan ancaman Amerika terhadap seluruh negara dan bahkan mekanisme internasional serta multilateralisme telah berubah menjadi bencana global, Mousavi menjelaskan, Amerika harus keluar dari kondisi tenggelam dalam halusinasi buatannya dan kembali menjalankan komitmennya di JCPOA.
Presiden AS Donald Trump Mei 2018 dalam sebuah keputusan ilegal mengumumkan negaranya keluar dari JCPOA dan kemudian memulihkan kembali sanksi terhadap Iran.
Republik Islam Iran setelah satu tahun bersabar dan ketika harapannya tidak terkabul, mulai Mei 2019 menurunkan sejumlah komitmennya di JCPOA. (MF)