"Pemakaman Terbesar dalam Sejarah": Liputan Global Prosesi Raksasa untuk Khamenei
https://parstoday.ir/id/news/world-i192684-pemakaman_terbesar_dalam_sejarah_liputan_global_prosesi_raksasa_untuk_khamenei
Pars Today - Jaringan berita Al Jazeera menggambarkan upacara pemakaman jenazah suci Imam Khamenei sebagai "pemakaman terbesar yang tercatat dalam sejarah."
(last modified 2026-07-06T14:32:11+00:00 )
Jul 06, 2026 21:30 Asia/Jakarta
  • Prosesi pemakaman Syahid Sayid Ali Khamenei
    Prosesi pemakaman Syahid Sayid Ali Khamenei

Pars Today - Jaringan berita Al Jazeera menggambarkan upacara pemakaman jenazah suci Imam Khamenei sebagai "pemakaman terbesar yang tercatat dalam sejarah."

Melansir Tasnim, 6 Juli 2026, Pars Today melaporkan bahwa Al Jazeera melaporkan bahwa upacara pemakaman jenazah Ayatullah Khamenei secara resmi adalah pemakaman terbesar yang tercatat dalam sejarah.

Pada hari Selasa, 7 Juli 2026, jenazah suci Imam Syahid akan dibawa ke Qom untuk pemakaman dan salat jenazah. Pada hari Rabu, 8 Juli 2026, jenazah Imam Syahid akan dibawa ke Haram Amirul Mukminin (Imam Ali) di Najaf dan juga ke Haramain di Karbala, makam Imam Husain (as) dan Hazrat Abbas (as), untuk tawaf dan pemakaman. Pada hari Kamis, 9 Juli 2026, jenazah suci Imam Syahid Umat akan dimakamkan di Haram Imam Ridha (as).

Media berbahasa Inggris pada hari Senin  (6/7) meliput kehadiran jutaan orang dalam upacara pemakaman Pemimpin Syahid Revolusi Islam Iran. Banyak media, termasuk CBS, menyatakan bahwa jutaan orang hadir dalam upacara ini.

Associated Press, dengan mengatakan bahwa Tehran pada hari Senin (6/7) menyaksikan dimulainya upacara pemakaman jenazah Ayatullah Ali Khamenei, menulis, "Karena kepadatan massa yang luar biasa, para pejabat terus-menerus meminta orang-orang untuk bergerak dengan tenang melalui pengeras suara."

Surat kabar Inggris The Guardian juga menulis bahwa jutaan orang di Tehran bergabung dalam upacara pemakaman jenazah Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.

BBC, media pemerintah Inggris, juga dalam sebuah laporan merinci berbagai aspek upacara pemakaman Imam Syahid dan mengutip editor internasionalnya yang mengatakan bahwa politik dan emosi bercampur di Tehran dalam upacara ini.

Surat kabar Inggris The Independent juga, merujuk pada "banjir manusia" di jalan-jalan Tehran, menyebutkan tuntutan para pelayat untuk membalas dendam terhadap Donald Trump.

Reuters juga, dengan meliput "kehadiran luas" rakyat dalam upacara pemakaman pada hari Senin (6/7), merujuk pada kesyahidan cucu Pemimpin Revolusi yang berusia 14 bulan pada hari pertama serangan AS dan rezim Zionis pada 28 Februari 2026.

Surat kabar AS The New York Times menggambarkan jalan-jalan Tehran sebagai "penuh dengan kerumunan."

Situs web Al Jazeera, dalam sebuah pos langsung, meliput perkembangan penting terkait peristiwa ini, dan mengutip media yang mengatakan bahwa Tehran menyaksikan "pertemuan publik terbesar dalam sejarah negara ini."

CNN, dalam sebuah laporan merujuk pada upacara pemakaman jenazah suci Imam Syahid, menulis: "Kerumunan besar pelayat telah hadir di jalan-jalan Tehran, di mana upacara pemakaman untuk Ayatullah Ali Khamenei akan diadakan."

Banyak media internasional penting lainnya, termasuk NBC News, CBS News, The Wall Street Journal, Anadolu Agency Turki, dan France 24, juga meliput peristiwa ini dengan bahasa yang serupa.

Klaim Al Jazeera bahwa ini adalah "pemakaman terbesar yang tercatat dalam sejarah" adalah pengakuan yang signifikan dari sebuah media global. Ini menunjukkan bahwa skala kehadiran dalam pemakaman Khamenei tidak hanya mengesankan, tetapi juga belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern.

Fakta bahwa media-media besar dari berbagai belahan dunia, dari AS, Inggris, Turki, hingga Qatar, meliput peristiwa ini dengan cara yang serupa menunjukkan bahwa pemakaman ini menarik perhatian global yang sangat besar. Ini adalah pengakuan bahwa Iran adalah aktor penting di panggung dunia dan bahwa peristiwa ini memiliki implikasi global.(Sail)