Begini Suku Bakhtiari Iran Memperingati Shab-e Yalda
https://parstoday.ir/id/news/iran-i76789-begini_suku_bakhtiari_iran_memperingati_shab_e_yalda
Peringatan Shab-e Yalda (Malam Yalda ) di Iran merupakan tradisi yang sangat penting. Suku-suku, etnis dan kelompok di berbagai wilayah di negara ini melestarikan perayaan Shab-e Yalda hingga hari ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 21, 2019 14:57 Asia/Jakarta

Peringatan Shab-e Yalda (Malam Yalda ) di Iran merupakan tradisi yang sangat penting. Suku-suku, etnis dan kelompok di berbagai wilayah di negara ini melestarikan perayaan Shab-e Yalda hingga hari ini.

Suku Bakhtiari di Iran barat daya adalah salah satu suku yang merayakan Shab-e Yalda. Suku Bakhtiari yang berada di Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari memiliki adat setempat sendiri untuk memperingati Malam Yalda.

Pada  Shab-e Yalda, para perempuan Bakhtiari mengenakan pakaian tradisional dan lokal serta mengunjungi keluarga dan kerabat mereka.

Di antara tradisi yang dilakukan suku Bakhtiari pada acara Shab-e Yalda adalah semua anggota keluarga berkumpul, membaca al-Quran, membaca puisi Hafez, membaca Shahnameh, dan bercerita.

Shab-e Yalda atau Shab-e Chelleh adalah festival Iran yang dirayakan pada apa yang disebut sebagai "malam terpanjang dan tergelap tahun ini." Yalda adalah perayaan musim dingin, yaitu, pada malam dari titik balik matahari musim dingin di Belahan Bumi Utara.

Shab-e Yalda diperingati di malam 1 Dey dalam penanggalan Persia, di mana tahun ini jatuh pada Sabtu malam, 21 Desember 2019. Menjelang Shab-e Yalda, masyarakat berbelanja beragam jenis buah dan kacang-kacangan untuk keperluan peringatan tersebut. Pasar dan toko-toko buah dan kacang-kacangan di Iran dibanjiri pembeli. Perayaan ini sangat menguntungkan para pedagang di pasar.

Yalda adalah istilah Syriac (salah satu rumpun Bahasa Aramic) yang berarti lahir. Menurut keyakinan orang-orang Iran kuno, matahari di malam itu lahir kembali, karena besok malam Yalda akan melihat matahari yang lebih panjang lagi.

Malam Yalda memiliki kedudukan istimewa dalam budaya dan tradisi orang-orang Iran. Perayaan Shab-e Yalda adalah momen besar Persia kuno yang masih ada hingga sekarang.

Abadinya perayaan tersebut menunjukkan ikatan yang tak terpisahkan antara masyarakat Iran sekarang dengan budaya dan tradisi nenek moyang mereka. Konon sekitar 7.000 tahun silam, nenek moyang bangsa Iran telah menemukan penanggalan matahari hingga akhirnya mengetahui bahwa malam pertama musim dingin adalah malam terpanjang dalam setahun.

Masyarakat di masa lalu yang menyaksikan pergerakan matahari, bulan, bintang, perubahan musim, pendek dan panjangnya hari dan malam berusaha menyesuaikan aktivitas sehari-hari mereka dengan kondisi tersebut.  (RA)