Wawancara Singkat dengan Putri Syahid Soleimani
https://parstoday.ir/id/news/iran-i77268-wawancara_singkat_dengan_putri_syahid_soleimani
Putri Komandan Pasukan al-Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Letnan Jenderal Qasem Soleimani dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Manar Lebanon menegaskan kelanjutan perjuangan ayahnya dalam melawan kubu arogansi global dan membela orang-orang yang tertindas.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 06, 2020 07:51 Asia/Jakarta

Putri Komandan Pasukan al-Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Letnan Jenderal Qasem Soleimani dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Manar Lebanon menegaskan kelanjutan perjuangan ayahnya dalam melawan kubu arogansi global dan membela orang-orang yang tertindas.

"Dunia harus tahu, Trump yang kotor harus tahu bahwa dengan membunuh ayah saya, tidak ada yang terhapus. Kesyahidan ayah saya justru membuat (perjuangan) kami semakin hidup," kata Zainab Soleimani seperti dikutip FNA, Minggu (5/1/2020). 

Dia menyinggung tindakan pengecut Amerika Serikat yang meneror Letjen Soleimani dan mengatakan, kalian bukan lawan ayah saya sehingga menyerang ayah saya dengan rudal secara pengecut. Kalian tidak berani berhadapan dengan ayah saya.

Letjen Soleimani dan Wakil Komandan Pasukan Relawan Irak Hashd al-Shaabi Abu Mahdi al-Muhandis gugur syahid dalam serangan udara Amerika Serikat di Bandara Internasional Baghdad, Jumat dini hari, 3 Januari 2020.

Empat anggota pasukan IRGC (Pasdaran) yang menyertai Letjen Soleimani dan empat anggota pasukan Hashd al-Shaabi yang menyertai Abu Mahdi al-Muhandis juga gugur syahid dalam serangan udara tersebut .

Putri Shahid Soleimani mengucapkan belasungkawa atas kesyahidan ayahnya kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dan Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Sayid Hassan Nasrullah.

Zainab kepada Sayid Nasrullah mengatakan, pamanku tercinta, insya Allah paman akan menuntut balas atas kesyahidan ayah saya, dan saya tahu beliau akan membalaskannya. 

"Dunia harus tahu bahwa kesyahidan Haj Qassem Soleimani tidak akan mengalahkan kami. Saya putrinya dan kami akan melanjutkan perjuangannya hingga akhir. Amerika harus tahu bahwa kami tidak akan mundur sejengkal pun," pungkasnya. (RA)