Soal JCPOA, tidak Ada Kata Kembali Tanpa Pemenuhan Tuntutan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i79050-soal_jcpoa_tidak_ada_kata_kembali_tanpa_pemenuhan_tuntutan_iran
Deputi Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik, mengatakan tanpa terpenuhinya tuntutan kami di bidang ekonomi, Iran mustahil akan memenuhi komitmen kesepakatan nuklir JCPOA secara penuh.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 27, 2020 07:57 Asia/Jakarta
  • Sayid Abbas Araqchi.
    Sayid Abbas Araqchi.

Deputi Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik, mengatakan tanpa terpenuhinya tuntutan kami di bidang ekonomi, Iran mustahil akan memenuhi komitmen kesepakatan nuklir JCPOA secara penuh.

Sayid Abbas Araqchi menyampaikan itu setelah menghadiri pertemuan Komisi Bersama JCPOA di kota Wina, Austria, Rabu (26/2/2020) sore.

"Pertemuan ini rutin dilakukan tiap tiga bulan untuk mengkaji perkembangan terbaru tentang pelaksanaan JCPOA di bidang nuklir dan masalah penghapusan sanksi," jelasnya.

Araqchi menuturkan bahwa seluruh negara yang tersisa dalam JCPOA kembali menekankan pentingnya kesepakatan internasional ini. JCPOA adalah sebuah kesepakatan penting internasional dan memiliki aspek keamanan dan ekonomi yang harus dijaga.

"Instrumen untuk Mendukung Pertukaran Perdagangan (INSTEX) hampir mencapai tahap implementasi. Dalam pertemuan ini, Eropa menyampaikan ide-ide baru untuk memperkuat INSTEX," ungkapnya.

Iran, tegas Araqchi, memiliki banyak tuntutan berdasarkan JCPOA dan karena tuntutan ini belum terpenuhi, Iran mengambil lima langkah penurunan komitmen nuklir serta mengurangi kewajibannya di bidang pengayaan dan nuklir.

Namun, lanjutnya, kami bersedia memenuhi kembali komitmen kami dengan catatan tuntutan kami dipenuhi berdasarkan JCPOA.

"Di semua pertemuan Komisi Bersama JCPOA, Republik Islam menekankan bahwa tanpa terpenuhinya hak-hak Tehran di bidang ekonomi, kami mustahil kembali secara penuh ke kesepakatan nuklir," pungkasnya. (RM)