Korban Meninggal Covid-19 dari Lansia di Iran Rendah
-
Lansia di Iran
Wakil Menteri Kesehatan dan Pendidikan Medis Iran, Qassem Jan Babaei mengungkapkan keberhasilan negaranya dalam penanganan Covid-19, dengan salah satu indikator rendahnya korban meninggal di kalangan lansia dibandingkan negara lain.
"Meskipun Republik Islam Iran hanya memiliki sepertiga dari kapasitas tempat tidur rumah sakit yang ada di Eropa dan Amerika Serikat, tapi berhasil mengobati pasien virus corona," ujar wakil menkes Iran hari Jumat (1/5/2020).
Jan Babaei menilai keberhasilan ini tidak bisa dilepaskan dari peran penting budaya nasional Iran, terutama menjaga lansia di rumah.
"Menjaga lansia di rumah termasuk salah satu bagian dari budaya kaya negara ini yang menyebabkan tingkat kematian usia di atas 70 tahun akibat virus corona di Iran relatif kecil. Sementara mereka justru menjadi korban tertinggi di negara lain, terutama Amerika Serikat dan Eropa," tegas Jan Babaei.
Kementerian kesehatan Iran hari Jumat (1/5/2020) mengumumkan jumlah kasus positif Covid-19 di Iran 95.646 orang, sebanyak 6.091 orang meninggal dan 76.318 sembuh.
Data global yang dirilis Worldometer menunjukkan jumlah kasus positif virus corona mencapai 3.401.394 orang dengan kematian 239.615 orang.(PH)