Keindahan Danau Urmia pada Musim Semi (3)
https://parstoday.ir/id/news/iran-i80974-keindahan_danau_urmia_pada_musim_semi_(3)
Danau Urmia adalah danau garam endorheik yang terletak di antara Provinsi Azerbaijan Timur dan Azerbaijan Barat di Republik Islam Iran.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 03, 2020 19:48 Asia/Jakarta
  • Keindahan Danau Urmia pada Musim Semi (3)

Danau Urmia adalah danau garam endorheik yang terletak di antara Provinsi Azerbaijan Timur dan Azerbaijan Barat di Republik Islam Iran.

Tahun ini, volume air danau yang terletak di barat bagian selatan Laut Kaspia itu naik 650 juta meter kubik di bandingkan tahun lalu, sehingga mencapai 5 miliar meter kubik. Ini adalah peningkatan volume air terbanyak dalam 10 tahun terakhir.

Danau Urmia menjadi salah satu destinasi wisata di Republik Islam Iran, terutama pada musim semi. Namun karena penyebaran virus Corona, COVID-19, danau ini menjadi sepi pengunjung.

Hari ini, Minggu, tanggal 14 Ordibehesht 1399 HS atau tanggal 3 Mei 2020. Ordibehesht adalah bulan kedua dalam kalender nasional Iran dan bulan kedua musim semi. 

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour mengatakan, pasien COVID-19 yang sembuh meningkat dan hingga sekarang 78.422 pasien virus ini telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.

"Sejak Sabtu siang hingga hari ini (Minggu siang), berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 976 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi  97.424 orang," kata Jahanpour, Minggu (3/5/2020) siang.

Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 47 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 6.203 orang. Sementara 2.690 pasien dalam kondisi kritis.

Virus Corona telah menyebar ke lebih dari 111 negara dan jumlah korban jiwa akibat virus ini di seluruh dunia hingga Minggu pagi, 3 Mei 2020 telah mencapai 243.824 orang.

Lebih dari 3.429.451 orang terinfeksi COVID-19 dan 1.092.793 dari mereka telah sembuh. Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Amerika Serikat berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 1.132.539 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 66.369 dari mereka meninggal dunia.

Spanyol berada di urutan kedua. 216.582 warga negara ini tertular COVID-19, dan 25.100 dari mereka meninggal dunia. Negara berikutnya adalah Italia. 209.328 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 28.710 dari mereka meninggal dunia.

Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Inggris, Prancis, Jerman, Turki, Rusia, Brazil, Iran dan Cina. (RA)