Iran Serukan IAEA Selidiki Instalasi Nuklir Rezim Zionis
-
Kazem Gharibabadi
Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina mengirim surat kepada Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional mengenai konsekuensi negatif dari program pengembangan senjata nuklir Israel yang mengancam keamanan regional dan global.
Kazem Gharibabadi kepada wartawan hari Rabu (6/1/2021) mengatakan, negara-negara anggota penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dalam surat ini meminta Dewan Gubernur dan Konferensi Umum IAEA mempertimbangkan masalah ancaman program nuklir rezim Zionis.
"Semua pihak kecuali rezim Zionis di kawasan Asia Barat adalah pihak penandatangan traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) berkomitmen untuk menerima pengamanan komprehensif IAEA, maka pengembangan program senjata nuklir rahasia oleh rezim Zionis menimbulkan ancaman serius yang berkelanjutan tidak hanya terhadap keamanan dan stabilitas regional dan global, tetapi juga terhadap efektivitas dan efisiensi traktat NPT dan rezim pengamanan IAEA," ujar Gharibabadi.
"Rezim Zionis tidak hanya mengabaikan traktat NPT, bahkan menolak untuk menyetujui perjanjian tersebut," tegasnya.
Rezim Zionis Israel memiliki program nuklir militer rahasia yang tidak berada dalam pengawasan IAEA, dan selama ini menolak menjadi penandatanganan traktat NPT.(PH)