Legislator Iran: Percuma Ada JCPOA Jika Sanksi Berlanjut
Wakil ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, mengatakan JCPOA adalah perjanjian bilateral, dan keberlangsungannya akan menjadi sia-sia jika sanksi berlanjut.
Shahriar Heydari dalam wawancaranya dengan Iran Press, Senin (11/1/2021) menanyakan apakah ada keinginan dari pihak lain untuk mencabut sanksi terhadap Iran atau tidak.
"Setelah Amerika Serikat meninggalkan perjanjian nuklir JCPOA, sanksi terhadap Iran bukannya berkurang, tetapi malah bertambah," ujarnya.
Heydari menekankan bahwa Iran akan menyambut jika pemerintahan Joe Biden kembali ke dalam perjanjian nuklir dengan pendekatan baru yang bertujuan untuk memenuhi kewajiban AS.
"Parlemen Iran telah menyetujui Undang-undang Tindakan Strategis untuk Pencabutan Sanksi, yang bertujuan mendorong para pihak untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian nuklir JCPOA," pungkasnya.
UU tersebut memerintahkan pemerintah untuk memperkaya uranium hingga kemurnian 20 persen, meningkatkan cadangan uranium yang diperkaya, dan mengoperasikan sentrifugal generasi baru IR-2M dan IR6 di reaktor nuklir. (RM)