Malaysia Kecam Pembakaran Al Quran di Swedia
-
Kementerian luar negeri Malaysia
Pemerintah Malaysia secara resmi mengecam aksi pembakaran al Quran di Swedia baru-baru ini.
Kementerian Luar Negeri Malaysia hari Minggu (17/4/2022) mengecam tindakan pembakaran Al-Qur'an yang terjadi di Swedia.
Malaysia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk provokasi dan membangkitkan kebencian.
"Malaysia sangat mengecam aksi provokatif yang dilakukan Rasmus Paludan, pemimpin Stram Kurs, membakar salinan Al-Qur'an di Linkoping, Swedia," kata Kementerian Luar Negeri Malaysia di akun Twitter mereka, Minggu (17/4).
"Aksi itu melanggar batas moral dan norma dari kebebasan berpendapat dan berekspresi. Aksi seperti itu provokatif dan menimbulkan kebencian yang seharusnya ditolak oleh semua orang yang mencari perdamaian dan mendukung hidup bersama dengan damai," tegasnya.
Pemerintah Malaysia juga menegaskan pentingnya menghilangkan segala bentuk kekerasan dan kebencian, termasuk Islamofobia.
Selain Malaysia, RI telah lebih dahulu mengecam aksi pembakaran Al-Qur'an di Swedia.
Sebelumnya, politikus Denmark Rasmus Paludan membakar salinan Al-Qur'an di daerah berpenduduk Muslim di Swedia, kota Linkoping dan Norkoping pada Jumat (14/4)
Rasmus Paludan melakukan aksi penistaan kitab suci serupa pada tanggal 15 April 2022 di kota Rinkeby dan Örebro.(PH)