-
Israel Mencemooh Kegagalan AS di Afghanistan
Aug 17, 2021 16:28Mantan Kepala Direktorat Intelijen Militer Israel, Amos Yadlin menilai penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan sebagai kegagalan intelijen mengerikan dan penarikan yang terhina.
-
Rusia Sebut Kehadiran AS di Afghanistan, Tragedi Kemanusiaan
Aug 17, 2021 16:06Ketua Duma Federasi Rusia, Vyacheslav Volodin mengatakan situasi saat ini di Afghanistan merupakan dampak dari kegagalan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
-
Afghanistan Kacau, Biden Diminta Pecat Penasihat Keamanan Nasional AS
Aug 17, 2021 15:30Salah satu penasihat pemerintahan Obama, meminta Presiden AS Joe Biden untuk memecat Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan atas kekacauan di Afghanistan.
-
UEA Sikapi Perkembangan di Afghanistan
Aug 17, 2021 15:11Uni Emirat Arab (UEA) dalam sebuah pernyataan menanggapi perkembangan di Afghanistan.
-
Taliban Jamin Keamanan Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan
Aug 17, 2021 14:48Kelompok Taliban memastikan keamanan pasukan Amerika Serikat saat mereka meninggalkan Afghanistan.
-
Taliban Dukung Peringatan Asyura di Afghanistan
Aug 17, 2021 14:20Taliban dalam sebuah siaran pers menjamin keamanan orang-orang yang menggelar kegiatan acara duka Imam Husein as di Herat dan kota-kota lain di Afghanistan.
-
Iran Pertahankan Kedutaan Beroperasi di Kabul
Aug 17, 2021 13:02Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Kedutaan Besar Iran di Kabul dan Konsulat Jenderal di Herat tetap beroperasi.
-
AS Blokir Akses Taliban ke Aset Bank Sentral Afghanistan
Aug 17, 2021 10:34Kelompok Taliban tidak akan memiliki akses ke aset Bank Sentral Afghanistan di Amerika Serikat.
-
Menyimak Pandangan dan Lobi Iran terkait Transformasi Afghanistan
Aug 17, 2021 10:15Menyusul transformasi Afghanistan dan jatuhnya kota Kabul ke tangan Taliban, lobi berbagai negara untuk menyelesaikan krisis di negara ini meningkat drastis.
-
Taliban Merebut Kekuasaan di Afghanistan Saat Presiden Melarikan Diri
Aug 17, 2021 09:31Beberapa jam setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan negara itu pada hari Minggu, gerilyawan Taliban memasuki istana kepresidenan di ibu kota Kabul, mendapatkan kembali kekuasaan 20 tahun setelah invasi militer pimpinan AS yang menggulingkan mereka.