-
Temui Tokoh-Tokoh Syiah, Pejabat Tinggi Taliban Cari Dukungan
Jan 05, 2022 14:06Wakil kepala pemerintah sementara Taliban di Afghanistan bertemu dengan sejumlah tokoh Syiah Afghanistan dan menjanjikan keadilan di negara itu.
-
Taliban Desak Tajikistan-Uzbekistan Kembalikan Helikopter Afghanistan
Jan 05, 2022 09:01Pemerintah sementara Taliban mendesak Tajikistan dan Uzbekistan untuk mengembalikan helikopter milik Afghanistan.
-
Ini Syarat Iran untuk Akui Pemerintah Taliban di Afghanistan
Jan 03, 2022 20:15Duta Besar Iran untuk Afghanistan, Bahador Aminian mengatakan syarat Tehran mengakui pemerintah Taliban di Afghanistan terletak pada pembentukan pemerintahan yang inklusif.
-
Rakyat Afghanistan Tuntut AS Cairkan Aset Negaranya
Jan 02, 2022 18:24Sejumlah warga Kabul melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembebasan aset negaranya yang dibekukan oleh Amerika Serikat.
-
Taliban Impor Listrik dari Negara-Negara Tetangga
Jan 02, 2022 13:57Perusahaan Listrik Nasional Afghanistan mengumumkan penandatanganan kontrak pembelian listrik dengan Iran, Uzbekistan, Tajikistan dan Turkmenistan.
-
Afghanistan, Negara Paling Berbahaya bagi Jurnalis pada 2021
Jan 02, 2022 07:52Afghanistan ditetapkan sebagai negara yang paling berbahaya bagi jurnalis pada tahun 2021.
-
Tantangan dan Prospek Upaya Jerman dan Prancis Memperkuat Uni Eropa
Jan 02, 2022 05:13Pada hari Jumat (31/12/2021), menjelang Prancis menjadi ketua periodik Uni Eropa, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengumumkan bahwa kedua negara memiliki "tanggung jawab khusus" untuk membuat Uni Eropa menjadi kekuatan dunia yang lebih kuat.
-
Taliban Diminta Akui Mazhab Syiah di Afghanistan
Jan 01, 2022 08:45Partai Keadilan dan Pembangunan Afghanistan menyeru Taliban agar mengakui mazhab Syiah.
-
Taliban Menjual Rumah Bekas Pejabat Sebelumya
Des 31, 2021 10:59Taliban menjual rumah mantan para pejabat Afghanistan sebelumnya.
-
Raisi: Hizbullah dan Gerakan Perlawanan Berada di Atas Angin di Kawasan
Des 31, 2021 09:38Presiden Republik Islam Iran, dalam pertemuan sejumlah keluarga para syahid Pertahanan Suci dan Modafean-e Haram di kota Qom menekankan, "Hizbullah dan gerakan Perlawanan berada di atas angin di kawasan saat ini."