• Mayjen Mousavi: Respons terhadap Kesalahan Musuh Sangat Berbeda dari Sebelumnya

    Mayjen Mousavi: Respons terhadap Kesalahan Musuh Sangat Berbeda dari Sebelumnya

    Okt 20, 2025 14:09

    Pars Today - Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, "Kami memahami aturan gencatan senjata dengan baik, tetapi kami memantau semua pergerakan musuh dan respons terhadap setiap kesalahan akan sangat berbeda dari sebelumnya."

  • Pendidikan Perwira Irak di Universitas Dafoos di Iran

    Pendidikan Perwira Irak di Universitas Dafoos di Iran

    Okt 20, 2025 11:59

    Pars Today - Rektor Universitas Pertahanan Nasional Irak memuji tingkat ilmiah dan pendidikan Universitas Komando dan Staf AJA (Dafoos) Republik Islam Iran, dan mengumumkan bahwa perwira Irak lebih suka menerima pelatihan militer mereka di Iran.

  • Pekan Depan, PM Baru Jepang Bertemu Trump untuk Pertama Kali

    Pekan Depan, PM Baru Jepang Bertemu Trump untuk Pertama Kali

    Okt 22, 2025 10:29

    Pars Today - Donald Trump dijadwalkan melakukan kunjungan tiga hari ke Jepang dalam kunjungannya ke Asia Timur. Presiden AS dijadwalkan bertemu dengan Sanae Takaichi, Perdana Menteri perempuan pertama Jepang, dan kedua pihak akan membahas isu-isu regional dan kerja sama strategis, termasuk militer dan perdagangan.

  • Ankara Memperpanjang Kehadiran Militernya di Irak, Suriah, dan Lebanon

    Ankara Memperpanjang Kehadiran Militernya di Irak, Suriah, dan Lebanon

    Okt 22, 2025 09:46

    Pars Today - Parlemen Turki pada hari Selasa (21/10/2025) memperpanjang kehadiran militer negara itu di Irak, Suriah, dan Lebanon hingga tahun 2028.

  • Apa Itu Kapitulasi dan Mengapa Imam Khomeini Menolaknya?

    Apa Itu Kapitulasi dan Mengapa Imam Khomeini Menolaknya?

    Okt 20, 2025 07:04

    Pars Today - Perjanjian yang dikenal sebagai "kapitulasi" atau "yurisdiksi konsuler" merupakan salah satu instrumen hukum yang digunakan oleh kekuatan kolonial untuk memberikan pengaruh di suatu negara.

  • Peringatan Islamabad: Kami Tidak akan Menoleransi Setiap Agresi

    Peringatan Islamabad: Kami Tidak akan Menoleransi Setiap Agresi

    Okt 22, 2025 09:24

    Pars Today - Di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara Pakistan dan India serta pembicaraan mendatang antara Islamabad dan Kabul di Istanbul, panglima militer Pakistan sekali lagi menegaskan kembali peringatan negaranya tentang tanggapan cepat terhadap setiap agresi langsung atau tidak langsung.

  • Korea Utara Menguji Coba Rudal Balistik

    Korea Utara Menguji Coba Rudal Balistik

    Okt 22, 2025 07:11

    Pars Today - Militer Korea Selatan mengumumkan bahwa Korea Utara telah menembakkan proyektil balistik tak dikenal.

  • Jenderal AS Memperingatkan: Kebijakan Heggest akan Melemahkan Militer

    Jenderal AS Memperingatkan: Kebijakan Heggest akan Melemahkan Militer

    Okt 21, 2025 10:01

    Pars Today - Sekelompok jenderal dan perwira senior di Departemen Perang AS memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan Washington Times bahwa Pentagon, di bawah kepemimpinan Menteri Perang AS Pete Hegseth, telah kehilangan kepercayaan dari banyak pasukan berpengalaman, yang merusak dan melemahkan militer negara itu.

  • 270 Orang Gugur di Lebanon Sejak Gencatan Senjata

    270 Orang Gugur di Lebanon Sejak Gencatan Senjata

    Okt 21, 2025 09:27

    Pars Today - Menurut laporan Kementerian Kesehatan Lebanon hari Senin (20/10/2025), lebih dari 270 orang telah gugur di negara itu sejak gencatan senjata ditetapkan tahun lalu karena agresi Zionis Israel dan pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata oleh Israel.

  • Rektor Universitas Teologi Kazan: Dunia Islam adalah Mitra Bagi Kami / Kejahatan Baru Prancis Terungkap

    Rektor Universitas Teologi Kazan: Dunia Islam adalah Mitra Bagi Kami / Kejahatan Baru Prancis Terungkap

    Okt 18, 2025 12:00

    Pars Today - Rektor Universitas Teologi Ortodoks Kazan Rusia memperkenalkan tantangan dunia saat ini sebagai sekularisasi dan mengatakan, "Ini adalah masalah bagi seluruh dunia. Terkadang kita bahkan dipaksa untuk melepaskan identitas kita sendiri atau kita dipaksa untuk menerima agama baru ini yang disertai dengan kemarahan dan rasa bersalah."