• Khatib Tehran: Musuh Ingin Membuat Masyarakat Putus Asa

    Khatib Tehran: Musuh Ingin Membuat Masyarakat Putus Asa

    Sep 28, 2018 16:01

    Khatib Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi-Kermani mengatakan musuh melancarkan konspirasi luas dan meluncurkan perang ekonomi-psikologis skala penuh dengan tujuan menciptakan keputusasaan, frustrasi dan rasa lelah di tengah rakyat Iran.

  • Pasukan Penjajah Serang Jamaah Shalat Palestina

    Pasukan Penjajah Serang Jamaah Shalat Palestina

    Sep 18, 2018 12:47

    Pasukan rezim Zionis Israel menyerang dan menganiaya jamaah shalat Palestina dan staf pengurus Masjid al-Aqsa di area tempat suci ini. Selasa, 18 September 2018. Beberapa orang dilaporkan terluka.

  • Khatib Tehran: Trump akan Bawa Mimpi Taklukkan Timteng ke Kuburan

    Khatib Tehran: Trump akan Bawa Mimpi Taklukkan Timteng ke Kuburan

    Sep 07, 2018 13:27

    Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Emami Kashani mengatakan Presiden AS Donald Trump dan para pendukungnya akan segera membawa mimpi menaklukkan Timur Tengah ke kuburan.

  • Ayatullah Khatami: Iran Tidak akan Mundur dari Kekuatan Rudalnya

    Ayatullah Khatami: Iran Tidak akan Mundur dari Kekuatan Rudalnya

    Aug 31, 2018 12:37

    Khatib Shalat Jumat Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami menekankan pentingnya kelanjutan peningkatan kemampuan rudal Republik Islam Iran di tengah-tengah ancaman yang tiada henti.

  • Khatib Tehran: Kekuatan Militer Iran Cegah Invasi AS

    Khatib Tehran: Kekuatan Militer Iran Cegah Invasi AS

    Aug 24, 2018 13:36

    Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani mengatakan Amerika Serikat mengkhawatirkan keamanan rezim Zionis Israel.

  • Seddiqi: Tidak Mungkin Berunding dengan Pemerintah dan Presiden AS Sekarang

    Seddiqi: Tidak Mungkin Berunding dengan Pemerintah dan Presiden AS Sekarang

    Aug 03, 2018 16:18

    Khatib shalat Jumat Tehran, Hujjatul Islam Kazem Seddiqi menyatakan, "Amerika bukan orang berunding dan jika memang harus berunding, maka tidak bisa dengan pemerintah dan Presiden AS saat ini."