Suasana Shalat Jumat Tehran, 19 Oktober 2018
-
Suasana Shalat Jumat di Tehran, 19 Oktober 2018.
Khatib Shalat Jumat Tehran Ayatullah Ahmad Khatami dalam khutbah kedua di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, 19 Oktober 2018 menyinggung misteri hilangnya wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi di Konsulat negara itu di Turki.
Dia mengatakan, kasus hilangnya wartawan pengkritik kebijakan Arab Saud ini telah menguak identitas kotor dan jahat Amerika Serikat dan Al Saud.

Jamal Khashoggi dinyatakan hilang pada 2 Oktober 2018 setelah memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul. Beberapa hari kemudian, pemerintah Turki dan sejumlah media melaporkan pembunuhan wartawan ini di gedung konsulat Saudi.

Ayatullah Khatami menuturkan berkas kasus penghilangan dan pembunuhan Khashoggi telah mengguncang pilar dan sendi pemerintahan Arab Saudi. Menurutnya, AS berencana menutupi kasus tersebut dengan cara memeras uang rezim Al Saud.
"Terkuaknya perincian berkas Khashoggi merupakan pukulan telak terhadap AS dan Arab Saudi," ujarnya.

Khatib Shalat Jumat Tehran juga mengecam aksi penculikan belasan pasukan Basij dan penjaga perbatasan di Mirjaveh, tenggara Iran pada 15 Oktober 2018. Dia mengatakan, Pakistan berusaha menjaga itikad baik bertetangga dengan Iran dan mengerahkan segenap upayanya untuk melawan teroris.

Ayatullah Khatami juga menyinggung peringatan Arbain Huseini untuk mengenang 40 Hari Kesyahidan Imam Husein as, Cucu Rasulullah Saw.
20 Safar 1440 Hijriah bertepatan dengan 30 Oktober 2018, adalah peringatan Arbain Huseini. Di hari ini, jutaan peziarah dari berbagai penjuru dunia menuju Karbala di Irak untuk menziarahi makam Cucunda Baginda Nabi Muhammdad Saw itu.