Haniyeh Tekankan Pengoperasian Bandara dan Pelabuhan di Gaza
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i10759-haniyeh_tekankan_pengoperasian_bandara_dan_pelabuhan_di_gaza
Wakil Biro Politik Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas), menekankan pengoperasian pelabuhan dan bandara Jalur Gaza.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 03, 2016 23:11 Asia/Jakarta
  • Ismail Haniyeh
    Ismail Haniyeh

Wakil Biro Politik Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas), menekankan pengoperasian pelabuhan dan bandara Jalur Gaza.

Ismail Haniyeh dalam khutbah Jumatnya di Gaza, (3/6), menyatakan, rakyat Palestina menuntut pengoperasian pelabuhan dan bandara Jalur Gaza untuk berhubungan dengan dunia luar di samping jalur penyeberangan darat.

Seraya menekankan perebutan hak-hak Palestina yang dirampas rezim penjajah Zionis, Haniyeh mengatakan, pengoperasian bandara dan pelabuhan Gaza, adalah salah satu cara untuk mematahkan blokade terhadap Jalur Gaza selama beberapa tahun.

Pejabat Hamas ini menambahkan, dengan memblokade dan menggelar perang di Jalur Gaza, rezim Zionis tidak mampu memadamkan animo perjuangan bangsa Palestina dan tidak akan berhasil memaksa rakyat Palestina menyerah.

Dia juga menekankan pentingnya pembentukan negara independen Palestina dari Tepi Barat Sungai Jordan hingga Jalur Gaza dengan ibukota Baitul Maqdis.

Sementara itu, ketua komite rakyat melawan blokade Jalur Gaza, Jamal Khedri, mengecam berlanjutnya blokade terhadap wilayah itu oleh rezim Zionis dan mengatakan, seluruh pabrik industri Jalur Gaza menghadapi kesulitan serius akibat blokade dan larangan masuknya bahan mentah ke wilayah itu. Bahkan 80 persen pabrik di wilayah Jalur Gaza telah berhenti beraktivitas.

Rezim Zionis Israel telah memblokade Jalur Gaza dari udara, darat dan laut sejak 2007. Tel Aviv melarang masuknya bahan-bahan pokok termasuk bahan bangunan, obat-obatan dan bahan bakar ke wilayah itu. (MZ)