Duka Gaza; 3 Syahid dan 15 Luka-luka dalam 24 Jam
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i193920-duka_gaza_3_syahid_dan_15_luka_luka_dalam_24_jam
Pars Today - Sumber-sumber berita Palestina melaporkan gugurnya tiga warga Palestina dan terlukanya lebih dari 15 orang lainnya sejak Senin (27/7) pagi hingga Selasa (28/7) dini hari akibat serangan rezim Zionis ke berbagai wilayah di Jalur Gaza.
(last modified 2026-07-28T04:02:45+00:00 )
Jul 28, 2026 11:01 Asia/Jakarta
  • Syuhada Gaza akibat serangan rezim Zionis (dok)
    Syuhada Gaza akibat serangan rezim Zionis (dok)

Pars Today - Sumber-sumber berita Palestina melaporkan gugurnya tiga warga Palestina dan terlukanya lebih dari 15 orang lainnya sejak Senin (27/7) pagi hingga Selasa (28/7) dini hari akibat serangan rezim Zionis ke berbagai wilayah di Jalur Gaza.

Sebagaimana dilaporkan IRNA mengutip media-media Palestina, Selasa, 28 Juli 2026, dalam serangan udara Senin (27/7) sore rezim Israel ke wilayah Jabalia di utara Jalur Gaza, seorang warga Palestina gugur sebagai syahid dan sejumlah lainnya terluka.

Sumber-sumber setempat melaporkan bahwa seorang warga Palestina bernama Mahmoud Taroush gugur sebagai syahid setelah menjadi sasaran saat mengendarai sepeda motor. Taroush bergabung dengan istri, anak-anak, dan orang tuanya yang gugur sekitar satu tahun lalu dalam sebuah pembunuhan, tetapi ia selamat dari insiden tersebut.

Dalam insiden terkait, seorang warga Palestina di wilayah Al-Hakar di selatan Kota Deir al-Balah di Gaza tengah, ketika pasukan rezim Israel menarget sekelompok warga sipil, gugur sebagai syahid dan sejumlah lainnya terluka.

Seorang pemuda Palestina berusia 38 tahun bernama Muhammad Aslim pada Senin (27/7) pagi juga gugur akibat luka-luka yang dideritanya karena ditarget oleh drone pengintai rezim Israel di dekat wilayah Al-Qararah di selatan Deir al-Balah.

Lukanya Sejumlah Warga Palestina dalam Serangan Penjajah ke Utara Quds

Gubernur Quds mengumumkan bahwa sejumlah warga Palestina terluka dalam serangan gabungan pemukim Zionis dan pasukan rezim Israel terhadap perkumpulan suku "Al-Ara'ara" di utara Quds.

Menurut Pusat Informasi Palestina, pada saat yang sama, pemukim Zionis melempar batu ke kendaraan warga Palestina di dekat Lapangan Jab'a di timur laut Quds.

Di pemukiman Turmus'ayya di timur laut Ramallah, juga terjadi bentrokan antara pemuda Palestina dan tentara Zionis setelah masuknya pasukan pendudukan Israel.

Pasukan rezim Zionis, ketika memasuki Turmus'ayya, menembakkan peluru tajam dan granat kejut ke arah warga Palestina.

99 Syuhada Ditemukan dari Bawah Reruntuhan 2 Rumah

Pusat Pertolongan dan Penyelamatan di Jalur Gaza melaporkan ditemukannya sisa-sisa 99 syuhada dari bawah reruntuhan rumah milik dua keluarga Palestina di lingkungan Sabra di selatan Kota Gaza.

Pusat ini menjelaskan bahwa rumah ini pada waktu yang berbeda, termasuk pada 7 Juni 2025 dan yang lainnya pada Oktober 2023 di lingkungan Sabra di Kota Gaza, menjadi sasaran serangkaian serangan udara rezim Israel. Serangan-serangan ini mengakibatkan gugurnya puluhan orang, dan jasad beberapa dari mereka masih berada di bawah reruntuhan.

Pusat Pertolongan dan Penyelamatan di Jalur Gaza mencatat bahwa operasi pencarian dan pertolongan menghadapi tantangan signifikan karena kehancuran besar-besaran dan sumber daya yang terbatas.

Pusat ini menambahkan bahwa masih ada ribuan syuhada yang hilang di bawah reruntuhan bangunan-bangunan yang hancur di seluruh Jalur Gaza.

Berdasarkan informasi resmi, karena ketidakmungkinan akses ke banyak lokasi yang menjadi sasaran dan kelangkaan peralatan dan mesin yang diperlukan untuk operasi pemindahan puing dan pertolongan korban, sekitar delapan ribu syuhada masih berada di bawah reruntuhan di berbagai wilayah Jalur Gaza.(Sail)