AS Setuju Jual Rudal Patriot ke Arab Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i126544-as_setuju_jual_rudal_patriot_ke_arab_saudi
Departemen Luar Negeri AS menyetujui kontrak penjualan rudal Patriot dan alutsista (alat utama sistem pertahanan) ke Arab Saudi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 03, 2022 10:57 Asia/Jakarta
  • AS Setuju Jual Rudal Patriot ke Arab Saudi

Departemen Luar Negeri AS menyetujui kontrak penjualan rudal Patriot dan alutsista (alat utama sistem pertahanan) ke Arab Saudi.

Hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Amerika Serikat terjalin pada tahun 1933. Sejak itu, terlepas dari perilaku anti-hak asasi manusia di Arab Saudi, para pemimpin AS tidak pernah meninggalkan salah satu produsen minyak terbesar ini. Bahkan ketika laporan Kongres AS tentang insiden 9/11 dengan jelas menyatakan bahwa 15 dari 19 pembajak adalah warga negara Saudi, sikap Washington terhadap Riyadh tidak berubah.

Badan Kerja Sama Pertahanan AS hari Selasa (2/8/2022) mengumumkan bahwa Kementerian Luar Negeri negaranya telah menyetujui kemungkinan kontrak untuk penjualan rudal Patriot dan alutsista ke Arab Saudi.

Menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS, nilai kontrak ini akan melebihi 3 miliar dolar.

Badan Kerja Sama Pertahanan AS telah mengirim pesan tentang hal ini ke Kongres dan Pentagon, dan menekankan bahwa penjualan rudal ini tidak akan berdampak negatif pada kesiapan tempur dari Angkatan Darat AS.

Kantor berita Reuters dalam sebuah laporan eksklusif baru-baru ini mengutip empat sumber informasi, yang mengungkapkan bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden sedang membahas kemungkinan pencabutan larangan penjualan senjata ofensif ke Arab Saudi, tetapi tampaknya setiap keputusan akhir tergantung pada kemajuan Riyadh. Itu tergantung pada langkah Saudi dalam mengakhiri perang di Yaman.

Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden, dalam menanggapi perpanjangan dua bulan gencatan senjata Yaman, mengklaim bahwa perpanjangan gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman tidak cukup dalam jangka panjang.(PH)