Lagi, Rezim Saudi Eksekusi Delapan Remaja Syiah
Menyusul rangkaian eksekusi massal terhadap warga Syiah di negaranya sendiri, rezim Al Saud kembali menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap delapan remaja di negara ini
Rezim Al Saud masih berada di urutan teratas negara-negara yang paling banyak melakukan eksekusi mati, termasuk dilakukan terhadap wanita, anak dan remaja yang bertentangan hukum internasional.
Arab Saudi yang memiliki catatan hitam dalam eksekusi sewenang-wenang terhadap remaja dan pemuda di negaranya sendiri, kali ini berencana untuk mengeksekusi delapan orang lagi, yang semuanya adalah Syiah.
Di laman aktivis media, tagar “hentikan pembantaian” menjadi trending. Tagar ini sebagai tanggapan atas eksekusi para remaja Arab Saudi oleh rezim Al Saud.
Abdullah al-Huawiti, Abdullah al-Drazi, Ali al-Sabiti, Hassan Zaki al-Faraj, Jalal al-Labad, Mahdi al-Mohsen, Javad Qariris dan Yousef al-Manasaf adalah delapan warga negara Saudi yang divonis hukuman mati secara sewenang-wenang dan tanpa penjelasan apapun.
Sementara itu, Organisasi Hak Asasi Manusia Eropa-Saudi mengumumkan dalam sebuah pernyataan Senin lalu bahwa 15 orang lainnya dijatuhi hukuman mati oleh otoritas kehakiman Arab Saudi.
Menurut organisasi ini, dengan dikeluarkannya hukuman mati baru, jumlah pengunjuk rasa yang menunggu eksekusi hukuman mati sebanyak 53 orang, dan delapan di antaranya berusia di bawah 18 tahun.(PH)