Cheikh Ahmed Berupaya Gelar Negosiasi baru Yaman-Yaman
Utusan Khusus PBB untuk Yaman mengabarkan kelanjutan pembicaraan dengan pihak-pihak di negara Arab ini untuk menggelar babak perundingan damai selanjutnya guna mengakhiri krisis di Yaman.
"Dalam pertemuan dengan kelompok-kelompok Yaman, diupayakan untuk mencapai kesimpulan final tentang agenda, tanggal perundingan berikutnya dan rincian dari negoiasi ini," kata Ismail Ould Cheikh Ahmed seperti dilansir Tasnim.
Pada pekan ini, Utusan Khusus PBB untuk Yaman akan meninggalkan Riyadh, ibukota Arab Saudi dan bertolak ke New York untuk melaporkan hasil pembicaraannya dengan pihak-pihak yang bertikai di Yaman kepada Dewan Keamanan PBB.
Pada tanggal 20 Desember 2015, menyusul berakhirnya perundingan enam hari di Swiss, Cheikh Ahmed telah mengabarkan kesepakatan di antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman untuk menyelenggarakan babak baru perundingan damai yang akan digelar pada tanggal 14 Januari 2016 di Ethiopia.
Namun Menteri Luar Negeri pemerintah Yaman yang telah mengundurkan diri dalam wawancara dengan AFP pada 9 Januari, mengabarkan penundaan perundingan tersebut.
Agresi militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang didukung oleh Amerika Serikat dari 26 Maret 2015 hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya. (IRIB Indonesia/RA)