Hamas: Operasi Tel Aviv Balasan terhadap Kejahatan Rezim Zionis
Gerakan Perlawanan Islam Palestina mengaku bertanggung jawab atas serangan Kamis malam terhadap para demonstran di Tel Aviv, dan menyebutnya sebagai aksi balasan atas kejahatan berulang rezim Zionis terhadap warga Palestina.
Protes para Zionis terhadap pengesahan undang-undang reformasi peradilan terus berlanjut, dan para pengunjuk rasa menuntut pembatalan undang-undang ini.
Dalam aksi unjuk rasa pada Kamis lalu, terjadi aksi penembakan terhadap para demonstran Zionis yang melukai sedikitnya lima orang.
Surat kabar Yedioth Ahronoth mengutip sumber rumah sakit melaporkan bahwa para dokter telah putus asa atas kondisi salah satu dari orang-orang yang terluka ini.
Menurut Kantor Berita Iran Press, jurnalis Israel Itay Blumenthal mengklaim bahwa pelaku operasi penembakan pada Kamis malam adalah Mu'taz al-Khawaja, seorang pemuda Palestina berusia 23 tahun yang merupakan anggota gerakan Hamas dan ditangkap dua kali sebelumnya.
Batalion Ezzedine al-Qassam, sayap militer Hamas juga bertanggung jawab atas operasi syahid di Tel Aviv pada Kamis malam dan mengumumkan bahwa syahid Mu'taz al-Khawaja adalah anggota kelompok ini di Tepi Barat.
Sementara itu, Hamas dalam sebuah pernyataan hari Jumat (10/3/2023) mengumumkan bahwa operasi Kamis malam di Tel Aviv merupakan respon dari perlawanan terhadap kejahatan rezim Zionis di Jenin.
Menanggapi operasi ini, Juru Bicara Hamas, Abdul Latif al-Qanoo mengatakan, "Satu-satunya jawaban atas kejahatan tentara Israel dan pemukim Zionis adalah meningkatkan operasi kesyahidan dan penembakan, yang akan menyebabkan Tepi Barat dan Quds terbakar,".
Hazem Qassem, Juru Bicara Hamas lainnya menegaskan bahwa operasi heroik ini adalah tanggapan alami terhadap kejahatan Zionis.
"Hari ini, semua tindakan keamanan Zionis tidak berdaya menghadapi operasi heroik ini," papar Qassem.
Pada hari Selasa, tentara rezim Zionis menyerang kota Jenin di Tepi Barat, yang menghadapi perlawanan dari pasukan pejuang Palestina. Dalam bentrokan tersebut, setidaknya enam warga Palestina gugur oleh tentara Israel dan 26 lainnya luka-luka.(PH)