Setelah Idulfitri, Israel Hadapi Krisis Keamanan Parah
Media Zionis memperingatkan kondisi keamanan yang mengkhawatirkan setelah hari raya Idulfitri.
Televisi kanal 14 Israel dalam sebuah laporan Rabu (26/4/2023) malam melaporkan kesiapan militer yang tinggi menghadapi perluasan aksi perlawanan kelompok-kelompok bersenjata Palestina dan operasi syahid.
Selain itu, dinas keamanan Israel mengalami kesulitan menangkap pelaku operasi perlawanan Palestina.
Pengakuan itu terjadi dua hari setelah terjadi operasi syahid pada hari Senin oleh seorang pemuda Palestina bernama Hatam Abu Najmah yang menyebabkan delapan pemukim Zionis terluka.
Berbagai kelompok Palestina menyampaikan selamat atas aksi perlawanan di kota Quds ini, dan menegaskan berlanjutnya operasi perlawanan terhadap rezim Zionis, terutama pembalasan atas penistaan Israel terhadap tempat -tempat suci Islam dan Kristen, termasuk Masjid Masjid Al -Aqsa.(PH)