Saudi Desak Petugas Bantuan Kemanusiaan Tinggalkan Yaman
Arab Saudi mendesak para petugas bantuan kemanusiaan internasional untuk meninggalkan Yaman. Tuntutan rezim Al Saud ini bertujuan untuk memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman menyusul kelanjutan agresi militer rezim ini.
Jamie McGoldrick, Koordanator urusan Kemanusiaan PBB untuk Yaman kepada jaringan al-Mayadeen Lebanon baru-baru ini mengatakan, Arab Saudi mengirim surat kepada PBB dan menuntut penghentian bantuan kemanusiaan ke Yaman serta mendesak para petugas bantuan kemanusiaan meninggalkan negara ini.
Ia menambahkan, tuntutan Riyadh tersebut diajukan ketika tragedi kemanusiaan di Yaman semakin parah akibat serangan udara jet-jet tempur Arab Saudi.
Koordinator urusan Kemanusiaan PBB lebih lanjut meminta pihak-pihak yang bertikai di Yaman untuk menghormati undang-undang HAM internasional dan mengizinkan bantuan kemanusiaan sampai kepada warga negara ini.
Agresi militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang didukung oleh Amerika Serikat dari 26 Maret 2015 hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya.
2.500.000 warga Yaman juga terpaksa mengungsi dan banyak dari mereka kehilangan tempat tinggal akibat serangan udara rezim Al Saud. (RA)