Konvoi Militer AS di Irak Diserang
Media Irak melaporkan terjadinya ledakan di jalur konvoi militer pasukan Amerika Serikat yang sedang melintas di salah satu daerah di negara Arab ini.
Saberin News hari Selasa (25/7/2023) melaporkan, konvoi yang membawa peralatan milik Amerika Serikat menjadi sasaran serangan di kota Hillah yang terletak di provinsi Babol, yang berada di wilayah tengah Irak.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut, dan tidak jelas apakah serangan ini menimbulkan korban jiwa atau tidak.
Pusat Koordinasi Perlawanan Irak dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa beberapa tindakan terhadap Amerika, termasuk tindakan militer dihentikan sementara, karena kondisi sensitif saat ini. Tetapi, hal ini tidak boleh dianggap seolah-olah pasukan perlawanan telah menerima kehadiran ilegal Amerika di Irak.
Perlawanan Irak menyatakan bahwa kehadiran Amerika melanggar konstitusi negara ini dan memperingatkan bahwa Washington tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri Irak.
Setelah parlemen Irak menyetujui penarikan pasukan asing dari negara itu dan penundaan Baghdad dalam masalah ini, konvoi pendukung koalisi Amerika menjadi sasaran bom pinggir jalan setiap pekan, bahkan terkadang beberapa kali dalam sehari.
Kelompok Irak menekankan bahwa pemerintah Irak harus mengusir pasukan asing dari Irak dengan mengikuti resolusi parlemen negara ini.(PH)