Suriah: Pemboman Terbaru, Upaya untuk Gagalkan Negosiasi Jenewa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i15922-suriah_pemboman_terbaru_upaya_untuk_gagalkan_negosiasi_jenewa
Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut serangan-serangan bom baru-baru ini sebagai upaya untuk menjegal babak baru perundingan damai Jenewa yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis Suriah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 28, 2016 07:45 Asia/Jakarta
  • Suriah: Pemboman Terbaru, Upaya untuk Gagalkan Negosiasi Jenewa

Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut serangan-serangan bom baru-baru ini sebagai upaya untuk menjegal babak baru perundingan damai Jenewa yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis Suriah.

Kemlu Suriah mengungkapkan hal itu dalam sebuah pernyataan, Rabu (27/7/2016) malam seperti dilansir situs berita al-Youm al-Sabe.

 

Disebutkan bahwa tujuan serangan-serangan bom dalam dua hari terakhir di Damaskus, ibukota Suriah dan al-Qamishli di Provinsi Hasakah, timur laut negara ini adalah untuk menggagalkan perundingan Jenewa.

 

"Solusi krisis Suriah adalah perundingan Suriah-Suriah," tegas pernyataan itu.

 

Kemlu Suriah juga mengecam upaya sejumlah negara anggota Dewan Keamanan PBB untuk mencegah pengambilan langkah pencegahan dan hukuman terhadap negara-negara dan organisasi yang mendukung dan memberikan bantuan finansial kepada kelompok-kelompok teroris di Suriah.

 

Pemerintah Suriah lebih lanjut menuntut sanksi terhadap negara-negara pendukung terorisme.

 

Sebelumnya, dua ledakan bom mengguncang kota al-Qamishli pada Rabu pagi. Serangan ini merenggut nyawa sedikitnya 50 orang dan melukai 170 lainnya.

 

Menurut rencana, pertemuan tripartit: Rusia, Amerika Serikat dan PBB akan digelar di Jenewa hingga akhir bulan Agustus 2016 untuk menyelesaikan krisis Suriah.

 

Negosiasi di Jenewa antara pemerintah Suriah dan oposisi telah dimulai sejak lama, namun perundingan ini berulang kali gagal akibat sabotase delegasi oposisi yang didukung oleh Arab Saudi dan sejumlah sekutu Barat. (RA)