Pasukan Yaman Serang Kapal Amerika dan Israel
Yahya Saree, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan bahwa tentara negara ini telah menyerang beberapa kapal perang Amerika, sebuah kapal Israel dan pelabuhan Eilat di selatan wilayah pendudukan dengan drone dan rudal laut.
Yahya Saree hari Rabu (21/2/2024) mengatakan, angkatan bersenjata Yaman menargetkan sejumlah kapal perang Amerika di Laut Merah dan Arab dengan beberapa drone.
"Angkatan bersenjata Yaman juga menargetkan kapal Israel bernama, MSC SILVER di Teluk Aden dengan beberapa rudal laut," ujar Saree.
Selain itu, pasukan Yaman juga menyerang pelabuhan Eliat di selatan wilayah pendudukan dengan menggunakan drone.
Menurut Yahya Saree, operasi ini dilakukan untuk mendukung bangsa Palestina yang tertindas dan sebagai tanggapan terhadap agresi Amerika Serikat dan Inggris di Yaman.
ABC News, Selasa melaporkan bahwa Ansarullah Yaman, pekan lalu untuk pertama kalinya sejak operasi militer di Laut Merah, dan Teluk Aden menggunakan drone kapal selam di kawasan ini.
Salah seorang mantan pejabat Pentagon, dan CIA, mengakui bahwa penggunaan kapal selam tanpa awak oleh Ansarullah Yaman, membuktikan kemajuan kemampuan dan perubahan strategi kelompok ini.
Mick Mulroy, mantan agen Dinas Intelijen Amerika Serikat, CIA, dan pejabat Departemen Pertahanan AS, Pentagon, mengatakan penggunaan kapal selam tanpa awak oleh Ansarullah, menunjukkan kemajuan pesat kelompok itu.
Menurut mantan pejabat CIA, identifikasi dan destruksi kapal-kapal permukaan serta bawah laut tanpa awak lebih sulit dari drone, dan rudal-rudal anti-kapal laut.
Komando Pusat Militer AS di Timur Tengah, CENTCOM, sebelumnya mengaku telah menghancurkan tiga rudal jelajah anti-kapal bersama dua kapal tanpa awak terkontrol yang salah satunya kapal selam, dan yang lainnya kapal permukaan, dalam lima serangan.
Ansarullah Yaman, Senin lalu mengumumkan telah melancarkan lima serangan dalam waktu 24 jam, dalam dua serangan menargetkan kapal-kapal AS, di Teluk Aden, dan di serangan yang lain menyasar kapal Inggris, lalu menenggelamkannya.
Pasukan tentara Yaman berkomitmen akan terus menyerang kapal-kapal rezim Zionis atau kapal-kapal yang menuju wilayah pendudukan di Laut Merah selama Israel tidak menghentikan agresi militernnya di jalur Gaza.(PH)