Jun 19, 2024 18:17 Asia/Jakarta
  • Tentara Zionis yang terluka
    Tentara Zionis yang terluka

Kanal 7 Televisi Israel mengonfirmasikan sebanyak 70 ribu tentara rezim ini mengalami cacat.

Setelah lebih dari 9 bulan dari agresi sia-sia Israel ke Jalur Gaza, Tel Aviv semakin tenggelam ke dalam krisis dalam menjamin dan melindungi tentaranya. Menurut laporan Pars Today mengutip Kanal 7 Televisi Israel, jumlah tentara Israel yang mengalami cacat, termasuk 8.663 tentara yang mengalami cidera sejak dimulainya perang Gaza pada 7 Oktober 2023 lalu, untuk pertama kalinya jumlahnya melampaui 70 ribu orang.

 

Laporan ini manambahkan, 35 persen pasien tentara Israel setelah 7 Oktober yang menjalani pengobatan adalah karena gangguan psikologis, 21 persennya karena luka fisik. Sementara itu, Departemen Kesehatan Israel tengah bersiap menerima sekitar 20 ribu korban terluka baru sejak perang hingga akhir 2024.

 

Dalam laporan Kanal 7 Televisi Israel disebutkan:

 

Setiap bulannya lebih dari seribu pria dan wanita terluka dirawat inap untuk pengobatan, dan dengan demikian 95 persen korban terluka adalah laki-laki yang 70 persennya adalah tentara cadangan.

 

Menurut analisis yang dilakukan oleh para ahli Israel, sekitar 40% korban luka yang akan dirawat di rumah sakit pada akhir tahun 2024 mungkin menghadapi berbagai reaksi mental, termasuk kecemasan, depresi, stres pasca-trauma, serta masalah adaptasi dan komunikasi.

 

Perlu dicatat bahwa, sebagai tanggapan atas kejahatan Israel, pada tanggal 7 Oktober 2023, kelompok perlawanan Palestina memulai operasi "Badai Al-Aqsa" dari jalur Gaza, dan rezim ini, untuk mengkompensasi kekalahannya dan menghentikan operasi perlawanan, dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat dan beberapa negara Barat menutup penyeberangan Jalur Gaza dan secara brutal membombardir daerah tersebut. (MF)

 

Tags