"Kami Ditinggal Sendiri": Kepanikan Media Israel Pasca MoU Iran-AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i191932-kami_ditinggal_sendiri_kepanikan_media_israel_pasca_mou_iran_as
Pars Today - Media dan kalangan politik di Wilayah Pendudukan melaporkan meningkatnya kekhawatiran tentang konsekuensi dari kesepakatan AS-Iran. Penilaian yang, dari sudut pandang beberapa pengamat internal rezim ini, menunjukkan melemahnya posisi regional Israel dan terbentuknya realitas-realitas baru setelah perkembangan terbaru.
(last modified 2026-06-22T19:14:39+00:00 )
Jun 23, 2026 02:12 Asia/Jakarta
  • Media Zionis
    Media Zionis

Pars Today - Media dan kalangan politik di Wilayah Pendudukan melaporkan meningkatnya kekhawatiran tentang konsekuensi dari kesepakatan AS-Iran. Penilaian yang, dari sudut pandang beberapa pengamat internal rezim ini, menunjukkan melemahnya posisi regional Israel dan terbentuknya realitas-realitas baru setelah perkembangan terbaru.

Melansir Pars Today, 22 Juni 2026, surat kabar Haaretz dalam sebuah laporan menyatakan bahwa tanda-tanda awal perpecahan setelah kesepakatan AS-Iran telah terlihat secara jelas, dan kesepakatan ini berjalan tanpa mempertimbangkan tuntutan rezim Zionis. Surat kabar ini juga melaporkan bahwa perkembangan terkait perang Gaza telah mempengaruhi pandangan global terhadap rezim Zionis, dan bahwa kelanjutan operasi militer, operasi-operasi yang ditargetkan, dan pengabaian terhadap aturan serta norma-norma internasional dapat memiliki konsekuensi politik dan internasional.

Sementara itu, situs web "Zman" juga dalam sebuah analisis menulis bahwa Iran dalam proses ini telah berhasil memperoleh posisi yang unggul dibandingkan AS dan rezim Zionis, dan situasi rezim ini saat ini menjadi lebih sulit.

Jurnalis saluran 13 rezim Zionis juga, merujuk pada tren-tren terbaru, menyatakan bahwa dari sudut pandang Amerika, kasus perang dengan Iran serta konflik di Lebanon dianggap telah berakhir. Di tengah semua ini, perasaan isolasi politik di dalam rezim Zionis semakin meningkat.

Media Israel menggunakan bahasa yang sangat dramatis untuk menggambarkan situasi mereka: "Kami ditinggal sendirian". Ini bukan sekadar retorika, ini adalah pengakuan bahwa AS telah mengambil keputusan tanpa melibatkan Israel, dan bahwa Israel tidak memiliki pengaruh atas proses tersebut.(Sail)