Hamas: Sejak Perjanjian Sharm Al-Sheikh, Genosida Tak Pernah Berhenti
-
Kondisi Gaza (dok)
Pars Today - Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa serangan udara besar-besaran rezim Zionis ke Jalur Gaza dalam beberapa jam terakhir adalah kelanjutan dari perang genosida terhadap warga sipil tak berdosa dan merupakan upaya untuk mengingkari serta menggagalkan kesepakatan gencatan senjata.
Sebagaimana dilaporkan Pars Today mengutip kantor berita Shahab, 24 Juli 2026, Hamas dalam pernyataan ini menegaskan bahwa kabinet teroris rezim pendudukan, dengan meningkatnya serangan, berupaya mengingkari semua komitmennya berdasarkan kesepakatan Sharm al-Sheikh dan melanjutkan perang biadab serta operasi pembantaian dan penghancuran di Jalur Gaza, perang yang sejak penandatanganan kesepakatan ini bahkan tidak pernah berhenti satu hari pun.
Hamas dalam kelanjutan pernyataan ini meminta pemerintah AS, sebagai pengawas kesepakatan Sharm al-Sheikh, negara-negara penjamin, dan para mediator, untuk bertindak menghadapi perilaku kriminal rezim pendudukan dan pengabaian kabinet penjahat perang Benjamin Netanyahu terhadap peran para mediator, serta memaksa rezim ini untuk menghentikan pelanggaran dan agresi terhadap bangsa Palestina yang tak berdaya.(Sail)