Liga Arab Serukan Sikap Bersama Lawan Israel: 'Tidak Boleh Tanpa Konsekuensi'
-
Nabil Fahmy, Sekretaris Jenderal Liga Arab
Pars Today - Sekretaris Jenderal Liga Arab, menyambut pernyataan bersama negara-negara Arab dan Islam yang mendukung peta jalan untuk mengakhiri perang di Gaza, menuduh rezim Zionis berupaya menggagalkan rencana ini dan memantapkan status quo di wilayah tersebut, serta menyerukan sikap bersama dari negara-negara pendukung solusi dua negara dalam menghadapi kabinet ekstrem rezim tersebut.
Melaporkan Pars Today dari IRNA, Nabil Fahmy, Sekretaris Jenderal Liga Arab, menyambut pernyataan bersama delapan negara Arab dan Islam yang mengutuk penolakan terang-terangan rezim Zionis terhadap peta jalan untuk menyelesaikan rencana komprehensif pengakhiran konflik di Jalur Gaza.
Fahmy mengatakan, "Sikap rezim Zionis dan perdana menterinya menunjukkan niat jelas untuk menggagalkan upaya para mediator dan memantapkan status quo di Gaza", status yang menurutnya berarti kelanjutan pembunuhan setiap hari, perluasan wilayah pendudukan, dan pencegahan penanganan kondisi kemanusiaan lebih dari dua juta warga Palestina yang tinggal di wilayah tersebut.
Sekretaris Jenderal Liga Arab menyatakan rezim Zionis sepenuhnya bertanggung jawab atas penciptaan hambatan dalam pelaksanaan perjanjian dan resolusi Dewan Keamanan, dan mengatakan bahwa rezim ini berupaya memaksakan kehendaknya tidak hanya kepada warga Palestina, tetapi juga kepada komunitas internasional.
Ia menambahkan, "Rezim Zionis seolah-olah berpikir bahwa ia dapat menerima perjanjian yang hanya membebankan kewajiban pada satu pihak, sementara rezim ini tidak memiliki kewajiban untuk menghentikan pembunuhan atau mundur dari wilayah yang didudukinya di Jalur Gaza, sebuah pendekatan yang tidak sesuai dengan standar logis apa pun."
Fahmy, merujuk pada penolakan perdana menteri rezim Zionis terhadap prinsip pembentukan negara Palestina, mengatakan: "Komunitas internasional harus menunjukkan kepada rezim ini bahwa mengabaikan kehendak internasional tidak akan tanpa konsekuensi."
"Sekjen Liga Arab, Nabil Fahmy, mengecam upaya Israel untuk menggagalkan peta jalan perdamaian Gaza dan memantapkan status quo yang penuh dengan pembunuhan dan penindasan. Ia menyerukan sikap bersama dari negara-negara pendukung solusi dua negara untuk melawan kabinet ekstrem Israel, dan menegaskan bahwa pengabaian Israel terhadap kehendak internasional harus mendapat konsekuensi."(Sail)