Kemlu Yaman: Sana'a Selalu Berkorban Bela Tempat-Tempat Suci Islam
Kementerian Luar Negeri Yaman dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa Sana'a selalu berkorban untuk membela tempat-tempat suci Islam, dan justru rezim Arab Saudi yang dianggap sebagai ancaman terhadap kesucian tersebut.
Kementerian Luar Negeri Yaman dalam pernyataan tersebut menegaskan bahwa rezim Arab Saudi terus mengulangi narasi palsu dan menghina mengenai tempat-tempat suci Islam serta menyalahgunakan kesucian dan kehormatan tempat-tempat tersebut.
Kementerian tersebut selanjutnya menegaskan bahwa Yaman selalu berkorban untuk membela tempat-tempat suci Islam dan bahwa rezim Arab Saudi tidak berada dalam posisi untuk menuduh Yaman terkait masalah ini.
Sana'a dalam pernyataan tersebut menambahkan: Tuduhan bahwa Yaman menyerang tempat-tempat suci Islam di Arab Saudi merupakan akibat dari pertemuan rahasia para perwakilan rezim Saudi dengan pihak Zionis di salah satu negara tetangga.
Kementerian Luar Negeri Yaman menambahkan: Rezim Arab Saudi tidak layak mengelola Dua Masjid Suci dan tempat-tempat suci Islam lainnya. Mengubah tempat-tempat suci tersebut menjadi proyek-proyek investasi rezim ini merupakan penghinaan besar terhadap tempat-tempat suci Islam.
Sebelumnya, Ketua Dewan Politik Tertinggi Yaman dalam pernyataannya mengatakan bahwa Arab Saudi, dalam tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan yang menunjukkan ketidakmampuan serta kekalahan rezim tersebut, kembali menyebarkan kebohongan terang-terangan dan dibuat-buat dengan menuduh Yaman menargetkan kota Madinah al-Munawwarah.