Demokrat Desak Hentikan Pendanaan Perang Iran: "Ini Perang Pilihan yang Ilegal"
-
Gedung Kongres AS
Pars Today - Sejumlah anggota Demokrat di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika meningkatkan kritik mereka terhadap perang agresif Donald Trump, Presiden negara ini, melawan Iran dan dampak ekonominya yang negatif terhadap warga Amerika, serta menuntut pemotongan anggaran perang ini dan penghentiannya.
Melansir IRNA, Sabtu, 03 Oktober 2026, Chris Murphy, Senator Demokrat dari negara bagian Connecticut dalam pesannya di media sosial X menulis, "Biaya perang Iran yang malapetaka dan salah kelola, sangat mencekik. Anda melihatnya dengan jelas pada harga bensin, tetapi kenaikan harga solar yang sekitar dua kali lipat dari sebelum perang, menaikkan biaya segalanya."
Chris Van Hollen, Senator Demokrat dari negara bagian Maryland juga dengan merujuk pada laporan tentang pengiriman kapal induk ketiga dan sekitar 10 ribu personel militer tambahan ke Asia Barat mengatakan, "Presiden yang masih menyembunyikan statistik korban personel militer, kini sedang mengirim 10 ribu personel lagi ke perangnya yang ilegal dan pilihannya di Iran."
Ia menambahkan, "Ketika Trump mengatakan berniat melanjutkan perangnya bulan depan, percayailah perkataannya. Kongres harus memotong anggarannya."
Di sisi lain, Elizabeth Warren, Senator Demokrat dari negara bagian Massachusetts di X menulis, "Perang Trump terhadap Iran bahkan membuat harga rumah menjadi lebih mahal."
Ia mencatat, "Republik di Senat telah 14 kali memberikan suara untuk melanjutkan perang Trump dengan Iran. Mereka dapat menurunkan harga dengan mengakhiri perangnya terhadap Iran tetapi tidak akan melakukannya."
Hakeem Jeffries, Pemimpin Minoritas Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika dari negara bagian New York juga di X menulis, "Inflasi meningkat, statistik lapangan kerja menurun, dan perang tanpa perhitungan dan atas kehendak sendiri di Iran merupakan malapetaka."
Ia menegaskan, "Republik telah membawa ekonomi menuju kehancuran. Kami masih berjuang untuk Amerika dengan biaya yang terjangkau."
Juga James Walkinshaw, anggota Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Amerika dari negara bagian Virginia dengan menyatakan bahwa "Pete Hegseth adalah pejuang budaya, bukan menteri pertahanan" di X mengumumkan, "Ia menyebut wartawan sebagai pengkhianat dan merendahkan personel militer yang tidak disukainya."
Walkinshaw menambahkan, "Sementara itu, ratusan personel kami tewas dan terluka dalam perang Iran yang sedang ia (Hegseth) kalahkan. Sudah waktunya ia dimakzulkan."
Di sisi lain, Jim McGovern, anggota Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Amerika dari negara bagian Massachusetts mengatakan, "Nama Donald Trump bahkan tidak akan ditempatkan pada toilet 'Pusat Kennedy'."
Ia dengan merujuk pada pemilihan paruh waktu negara ini pada bulan November di X menulis, "Ketika Demokrat merebut kembali kendali Kongres, kami akan mengakhiri proyek pamerannya yang dibiayai dengan uang pembayar pajak, menghentikan perang tanpa perhitungan dan pilihannya di Iran, memerangi korupsi, dan berjuang untuk Amerika dengan biaya yang terjangkau."(Sail)