Saudi Ketakutan Rusia Kalahkan Teroris di Suriah
Berlanjutnya serangan udara Rusia terhadap posisi-posisi kelompok teroris di Suriah membangkitkan protes keras Arab Saudi.
TV Rusia, Zvezda (28/2) melaporkan, setelah markas-markas para teroris di Suriah dibombardir oleh militer Rusia, Adel Al Jubeir, Menteri Luar Negeri Saudi, Ahad (28/2) mengatakan, jika Moskow terus melanjutkan serangan ke markas-markas pemberontak Suriah, maka Saudi akan melancarkan serangan darat di Suriah.
Gencatan senjata di Suriah mulai diberlakukan sejak 27 Februari 2016 dan kelompok-kelompok pemberontak bersenjata Suriah harus menjaga komitmennya. Namun gencatan senjata itu tidak meliputi kelompok teroris ISIS dan Front Al Nusra.
Kelompok-kelompok teroris sejak diumumkannya gencatan senjata, hingga kini telah melakukan beberapa kali serangan ke sejumlah wilayah Suriah termasuk Latakia dan Aleppo.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemboman markas-markas teroris di Suriah oleh jet-jet tempur Rusia memicu protes Saudi. Riyadh adalah pendukung terbesar kelompok-kelompok teroris di Suriah dan Irak. (HS)