Perundingan Damai Suriah Dimulai di Astana
Perundingan antara pemerintah Suriah dan kubu oposisi dimulai di Astana, Kazakhstan, Senin (23/1/2017) dengan dihadiri oleh tujuh delegasi termasuk dari Iran, Rusia, Turki sebagai perancang pertemuan itu.
Seperti dilaporkan IRNA, Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev pada upacara pembukaan perundingan internasional ini, mengapresiasi upaya para delegasi yang menghadiri pertemuan Astana.
Ia berharap perundingan tersebut dapat menjadi mukaddimah untuk memulai proses perdamaian dan penyelesaian politik atas krisis Suriah.
Menurut agenda pertemuan, para delegasi Suriah, Iran dan Turki akan memaparkan posisi mereka dan menjelaskan titik temu ketiga negara dalam menyelesaikan krisis Suriah secara politik.
Perundingan dua hari di Astana digelar secara tertutup, tapi sesi-sesi tertentu akan disiarkan kepada para wartawan yang menunggu di luar tempat pertemuan melalui video conference.
Sebelum pembicaraan resmi dimulai, delegasi Iran, Rusia dan Turki sudah bertemu untuk melakukan koordinasi seputar cara-cara memperkuat gencatan senjata nasional di Suriah dan juga tema-tema perundingan intra-Suriah.
Pada hari Senin, kepala delegasi pemerintah Suriah, Bashar al-Jaafari melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, Hussein Jaberi Ansari di Astana. Kedua pihak mendiskusikan perkembangan terbaru pertemuan itu. (RM)