Daesh Sepenuhnya Terkepung di Mosul
-
pasca pembebasan wilayah Mosul
Kelompok teroris Takfiri Daesh telah sepenuhnya dikepung pasukan Irak di barat Mosul, benteng terakhir para teroris di negara Arab itu.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Irak, Brigadir Jenderal Yahya Rasool pada Jumat (17/3/2017) mengatakan bahwa para teroris telah dikepung dari semua sisi. Para teroris harus menyerah dan siap diadili atau menanti kematian, kata pejabat Irak.
Juru bicara militer Irak menambahkan bahwa pasukan Irak telah berhasil menarget posisi dan kantor pusat Daesh.
Dikatakannya, pembebasan penuh Mosul hanya tinggal "masalah waktu" dan pasukan Irak akan mengusir Daesh dari kota tersebut.
Rasool juga memuji warga Mosul atas kerjasama mereka dalam memberikan informasi tentang posisi Daesh.
Dikatakannya, "lebih dari 90 persen" dari mereka yang berjuang dalam barisan Daesh di Mosul adalah warga asing.
Militer Irak dan para pejuang sekutu melancarkan serangan untuk merebut kembali Mosul pada bulan Oktober 2016. Wilayah timur Mosul telah dibebaskan dari Daesh pada bulan Januari dan operasi pembebasan wilayah barat kota itu dimulai pada 19 Februari.
Menurut kantor berita Alforat, pasukan Irak berhasil merebut sejumlah posisi strategis Daesh di kota tua Mosul, pada hari Jumat.
Polisi Federal Irak mengambil alih masjid Basha, jalan Adala dan pasar Bab al-Sarai di kota tua Mosul, serta menimbulkan kerugian materi dan jiwa besar di pihak Daesh.(MZ)