Menlu Yaman Bantah Penyelundupan Senjata dari Iran ke Negaranya
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i35934-menlu_yaman_bantah_penyelundupan_senjata_dari_iran_ke_negaranya
Menteri Luar Negeri Yaman dalam sebuah surat kepada PBB membantah klaim Arab Saudi tentang pengiriman senjata dari Republik Islam Iran ke Yaman.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 12, 2017 13:50 Asia/Jakarta
  • Menlu Yaman Bantah Penyelundupan Senjata dari Iran ke Negaranya

Menteri Luar Negeri Yaman dalam sebuah surat kepada PBB membantah klaim Arab Saudi tentang pengiriman senjata dari Republik Islam Iran ke Yaman.

Seperti dilansir situs Saba Net, Rabu (12/4/2017), Hisham Sharaf, Menteri Luar Negeri Yaman bertemu dengan Jamie McGoldrick, Koordinator Urusan Kemanusiaan PBB di Sanaa pada Selasa dan memberikan surat tentang bantahan atas klaim palsu Arab Saudi dan sekutunya tentang penyelundupan senjata dari Iran ke Yaman.

 

Sharaf mengatakan, para agresor mengumumkan Provinsi al-Hudaydah sebagai zona militer ketika Pelabuhan al-Hudaydah merupakan pelabuhan terpenting Yaman, di mana hampir 80 persen kargo bahan makanan dan obat-obatan sampai ke rakyat Yaman melalui pelabuhan tersebut dan pelabuhan ini adalah penyeberangan untuk masuknya misi bantuan kemanusiaan yang aktif di Yaman.

 

"Klaim penyelundupan senjata dan amunisi ke Yaman melalui Pelabuhan al-Hudaydah oleh para agresor bertujuan untuk merusak pelabuhan ini. Jika pelabuhan ini rusak, maka kelaparan di Yaman akan meluas, sebab negara ini di bawah blokade ketat pasukan agresor," jelasnya.

 

Menlu Yaman menambahkan, klaim penyelundupan senjata dari Iran ke Yaman adalah sebuah rumor dan seandainya para agresor memiliki bukti terkait ini, maka mereka telah memberikannya.

 

"Semua mengetahui bahwa klaim palsu ini untuk menjustifikasi serangan ke Pelabuhan al-Hudaydah," pungkasnya.

Sementara itu, ketika kapal-kapal pengangkut bahan makanan dan obat-obatan masuk ke Pelabuhan al-Hudaydah akan diperiksa oleh PBB, pasukan agresor tidak mengizinkan mereka untuk mendekati pelabuhan tersebut. (RA)