AS Khawatirkan Serangan Rudal Yaman ke Arab Saudi
-
Mattis dan Muhammad bin Salman
Menteri Pertahanan Amerika Serikat di Arab Saudi menyatakan, serangan rudal militer dan pasukan rakyat Yaman ke posisi Arab Saudi harus dicegah.
Fars News melaporkan, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis, dalam kunjungan perdananya ke kawasan TImur Tengah, pada Selasa (18/4/2017) tiba di Arab Saudi dan berdialog dengan para pejabat Riyadh soal penghentian serangan rudal militer dan gerakan Ansarullah Yaman ke Arab Saudi.
Jenderal James Mattis dalam pertemuannya dengan para pejabat Saudi di Riyadh mengatakan, "Pasukan Ansarullah Yaman telah melancarkan berbagai serangan rudal ke wilayah Arab Saudi dan terulangnya serangan seperti ini harus dicegah.
Tanpa menggarisbawahi kelemahan Arab Saudi di hadapan perjuangan gigih militer dan pasukan relawan rakyat Yaman, Mattis mengklaim, "Kelompok Houthi menarget Arab Saudi dengan rudal-rudal yang diterimanya dari Iran."
Militer dan pasukan relawan rakyat Yaman mengandalkan kemampuan dalam negeri dan memproduksi berbagai jenis rudal bersamaan dengan agresi Saudi ke Yaman. Sebagai balasan atas serangan brutal militer Saudi, pasukan Yaman menembakkan rudal ke target-target di Arab Saudi, bahkan hingga ke dekat Riyadh.
Pasca pertemuan dengan para pejabat Saudi, Mattis bertolak menuju Mesir, Qatar dan Palestina pendudukan.(MZ)